Adu Kreativitas Kontes Pakaian Adat, Peringati Hari Sumpah Pemuda di SMA Darul Hikam Bandung
Adu kreativitas siswa pada kontes pakaian adat, menjadi pembeda SMA Unggulan Darul Hikam Bandung, dalam memeringati Hari Sumpah Pemuda di tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Adu kreativitas siswa pada kontes pakaian adat, menjadi pembeda SMA Unggulan Darul Hikam Bandung, dalam memeringati Hari Sumpah Pemuda di tahun ini.
13 kelas dari kelas X-XII SMA Unggulan Darul Hikam dituntut mengirimkan delegasinya, untuk berkreasi menampilkan pakaian adat terbaik mereka di peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024.
Kepala Sekolah SMA Unggulan Darul Hikam Ami Rahmawati menuturkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin mereka setiap tahunnya dalam rangka membiasakan siswa mengenang kembali perjuangan para pemuda di masa lalu.
Rangkaian kegiatan seperti lomba cerdas cermat, pidato dan melukis turut dilakukan, untuk mengasah kemampuan para siswa.
"Diharapkan anak-anak dapat memahami, memantaskan diri menjadi pemuda kebanggaan bangsa, negara dan agama," ujar Ami di sela kegiatan SMA Darul Hikam Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin 28 Oktober 2024.
Seluruh siswa dari kelas X-XII diminta turut ambil bagian, mengirimkan delegasinya di setiap perlombaan yang dilaksanakan.
"Jadilah anak yang bisa beradaptasi dengan global, tanpa menghilangkan jati dirinya," ucapnya.
Apalagi di masa sekarang lanjut Ami, anak-anak harus dibentengi dan diedukasi secara maksimal, untuk menghadapi dinamika sosial di era kecanggihan teknologi.
Penanggungjawab kegiatan SMA Darul Hikam Astri Mundari menambahkan, Bintang Muda Nusantara (Bimantara) ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk mengenang jasa para pahlawan dari para pemuda di masa lalu.
"Harapannya mudah-mudahan dengan kegiatan ini, seluruh siswa dapat menggelorakan semangat di zaman sekarang, menjadi generasi terbaik penerus bangsa yang hebat," harapnya.
Sementara Ketua Pelaksana Bimantara Raezeera mengungkapkan, para siswa sangat antusias dalam kegiatan ini, karena mereka dituntut kreatif.
Terlebih dirinya dan siswa lainnya diakuinya memiliki tanggungjawab besar, yakni mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Jadi menurut kami, peringatan Sumpah Pemuda ini sebagai ajang kesadaran diri bagi kami, para pemuda yang berperan penting dan bersuara untuk Indonesia," tuturnya.
Salah satu peserta kontes pakaian adat, Malika (15) siswa kelas X SMA Unggulan Darul Hikam mengaku banyak tantangan dalam keikutsertaannya dalam perlombaan, karena harus sebaik mungkin menyiapkan.
Terlepas dari itu, Malika mengaku senang karena bisa terlibat banyak dalam kegiatan peringatan Sumpah Pemuda tahun ini.
"Kami pilih baju adat Lampung. Suka, karena kelihatan wah. Tapi memang butuh effort, buat kayak gini. Tapi kami senang, karena bisa menampilkan yang terbaik sambil nanti menjelaskan detailnya untuk menambah wawasan kita bersama," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti
