Akhirnya Verdonk Cetak Sejarah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
BEK Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mengukir sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions Eropa.
Momen tersebut terjadi saat klubnya, LOSC Lille, bertandang ke markas Arsenal di Stadion Emirates, London, Rabu (14/10) dini hari WIB.
Sayang, dalam laga tersebut, Verdonk dan kawan-kawan harus menelan pil pahit, takluk dengan skor 0-3 dari tuan rumah.
Verdonk dipercaya tampil oleh sang pelatih Davide Ancelotti pada menit ke-78 untuk menggantikan Romain Perraud.
Berdasarkan catatan UEFA, bek sayap tersebut mendapat kesempatan bermain selama 12 menit dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Lille.
Meski tampil singkat, Verdonk mencatatkan sejumlah kontribusi dalam bertahan. Ia memenangi 75 persen duel dan membukukan akurasi operan sebesar 67 persen.
Namun, Lille tetap tak mampu membendung kekuatan sang juara bertahan Liga Inggris tersebut. Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak Jurrien Timber, Eberechi Eze, dan Bukayo Saka dalam rentang waktu tujuh menit pada babak kedua.
Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. The Gunners mencatatkan penguasaan bola sebesar 55 persen, tetapi kesulitan menembus pertahanan Lille yang bermain disiplin.
Tim tamu lebih banyak menunggu di area pertahanan sendiri sembari mengandalkan serangan balik cepat.
Strategi tersebut membuat Lille mampu menjaga gawangnya dari kebobolan sepanjang babak pertama.
Kebuntuan Arsenal akhirnya pecah pada menit ke-64. Umpan Noni Madueke berhasil dimaksimalkan Jurrien Timber untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Tiga menit berselang, Arsenal menggandakan keunggulan. Kesalahan pemain Lille dimanfaatkan Bukayo Saka yang kemudian mengirimkan bola kepada Eberechi Eze. Pemain tersebut menuntaskan peluang untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Arsenal memastikan kemenangan 3-0 pada menit ke-71. Kali ini, Saka mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan Kai Havertz.
Hasil tersebut membawa Arsenal naik ke peringkat ketiga klasemen fase liga Liga Champions dengan koleksi enam poin.
Sebaliknya, Lille berada di posisi ke-32 dan belum mengumpulkan poin. (bsf)
Editor : Inilahkoran
