Anak Pengungsi di Sumbar Ingin Jadi Tentara, Prabowo Langsung Arahkan ke Menhan
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo berinteraksi langsung dengan warga dan mendapati seorang remaja pengungsi yang menyimpan cita-cita menjadi tentara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian saat meninjau posko pengungsi dan pembangunan hunian sementara di Desa Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (18/11).
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo berinteraksi langsung dengan warga dan mendapati seorang remaja pengungsi yang menyimpan cita-cita menjadi tentara.
Momen itu terjadi ketika Presiden mengajak warga berdialog ringan dengan menanyakan nama-nama pejabat negara yang ikut mendampinginya. Saat ditanya siapa Menteri Pertahanan, seorang remaja laki-laki dengan percaya diri menjawab nama Sjafrie Sjamsoeddin. Bahkan, ketika diminta menyebutkan nama lengkapnya, remaja tersebut kembali menjawab dengan tepat.
"Oh mau jadi tentara? Pantas hafal nama Menteri Pertahanan. Kau minta petunjuk sama beliau," kata Prabowo.
Terkesan dengan kecerdasan sang remaja, Presiden memintanya mendekat untuk berbincang singkat. Dari dialog itu diketahui bahwa remaja tersebut masih bersekolah dan duduk di kelas dua SMA. Prabowo pun memuji pengetahuannya tentang pejabat negara.
Ketika ditanya mengenai cita-cita, remaja tersebut mengaku ingin menjadi tentara. Mendengar hal itu, Prabowo langsung mengarahkan agar ia meminta petunjuk kepada Menteri Pertahanan. Presiden kemudian meminta Sjafrie Sjamsoeddin untuk memberikan arahan mengenai langkah-langkah yang perlu ditempuh guna mewujudkan impian tersebut.
Remaja itu pun mendatangi Sjafrie dan mencium tangannya sebagai bentuk hormat. Prabowo kembali menegaskan agar Menhan memberikan bimbingan yang diperlukan kepada anak pengungsi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memperkenalkan sejumlah pejabat yang turut mendampingi kunjungan kerja tersebut kepada warga. Mereka antara lain Bahlil Lahadalia, Agus Subiyanto (Panglima TNI), Listyo Sigit Prabowo, Prasetyo Hadi, serta Teddy Indra Wijaya.
Editor : Firda Rachmawati
