Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Arsan Latif Instruksikan Camat dan Kades di Lembang Siapkan Kantong Parkir

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengintruksikan camat dan desa di Lembang untuk berkoordinasi dengan pengusaha wisata untuk menyediakan kantong-kantong parkir.

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Arsan Latif Instruksikan Camat dan Kades di Lembang Siapkan Kantong Parkir

INILAHKORAN, Ngamprah - Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengintruksikan  camat dan desa di Lembang untuk berkoordinasi dengan pengusaha wisata untuk menyediakan kantong-parkir'>kantong parkir.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi  melonjaknya kunjungan wisatawan pada libur lebaran 2024 ke sejumlah destinasi wisata di kawasan Lembang.

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, libur Lebaran kawasan wisata Lembang selalu dipadati wisatawan mengingat kawasan Lembang  dikenal sebagai daerah tujuan wisata bagi wisatawan.

Data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, selama libur panjang Hari Raya Lebaran 1444 Hijriah atau Lebaran 2023, sebanyak  700 ribu wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di KBB.
Tingkat kunjungan wisatawan itu melebihi prediksi sebanyak 325 ribu. 

Dengan demikian kemacetan berpotensi terjadi selain karena peningkatan volume kendaraan juga minimnya lahan parkir. Akhirnya banyak kendaraan parkir sembarangan sehingga mempersempit badan jalan.

"Kemacetan pada setiap momen Lebaran memang tak bisa dihindari karena terjadinya peningkatan volume kendaraan," kata Arsan kepada wartawan.

Selain itu, jelas Arsan, hal ini diperparah dengan adanya parkir liar dan parkir sembarangan.

" Oleh karena itu saya sudah perintahkan camat dan desa koordinasi menyediakan kantong-kantong parkir. Paling tidak langkah ini bisa meminimalisir kemacetan," jelasnya.

Selain menyiapkan kantong-kantong parkir, Arsan juga meminta kepada 
petugas  harus mobile menyisir titik kemacetan. Sehingga simpul kemacetan bisa cepat diurai.

Pihaknya memprediksi wisatawan mulai berdatangan ke destinasi wisata di kawasan Lembang dan sekitarnya mulai hari H sampai H+7 atau berakhirnya libur panjang. 

"Kami juga mengingatkan terkait maraknya getok parkir di Lembang pada libur panjang seperti libur lebaran," ujarnya.

Menurutnya, praktik getok parkir, berkaitan erat dengan keterbatasan lahan parkir. 

"Ujung-ujungnya muncul parkir-parkir liar yang nantinya juga bakal memicu kemacetan arus lalu lintas," ucapnya.

Arsan menegaskan, kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke Bandung Barat harus menjadi garansi. Dengan demikian wisatawan bakal kembali datang pada musim liburan berikutnya.

"Pemerintah daerah harus memberikan garansi kepada wisatawan yang mengisi liburan ke Bandung Barat," tegasnya.

"Jangan sampai wisatawan ke Lembang itu merasa tidak aman dan tidak nyaman," ujarnya.

Terpisah,  Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan Lembang  bakal menjadi titik krusial, karena selalu dibanjiri wisatawan yang mengisi liburan panjang seperti Lebaran 2024.

"Kami sudah  memetakan titik rawan macet menjelang kunjungan wisatawan ke Lembang di momen libur lebaran. Kita sudah mitigasi dan siapkan CB untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurai kepadatan bila terjadi," kata Aldi. 

Aldi menambahkan, Polres Cimahi 
sudah menempatkan personel di titik-titik rawan macet, rawan bencana, dan di beberapa jalur alternatif menuju kawasan wisata Lembang.

"Kami sudah menempatkan personel di sepanjang jalur yang bakal dilalui wisatawan. Termasuk di jalur alternatif," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti