Asap Karhutkah Masih Selimuti Beberapa Wilayah, Menkes Minta Warga Diam di Rumah

Menkes minta warga untuk tetap diam di rumah jangan sering ke luar ruamah karena kabut asap masih selimuti beberapa wilayah.

Asap Karhutkah Masih Selimuti Beberapa Wilayah, Menkes Minta Warga Diam di Rumah
Menkes saat meninjau kabut asap karhutla di Kalteng.

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terbang ke Kalimantan untuk meninjau Kabut asap dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Saat di Kalimantan Tengah (Kalteng), Menkes meminta warga membatasi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan dampak kesehatan akibat asap dari karhutla.

"Tolong sekali lagi dipastikan jangan ke luar rumah kalau tidak perlu terutama kaum rentan seperti balita, ibu hamil atau orang tua, itu sebaiknya stay di rumah," tutur Menkes.

Dalam kegiatannya di Palangka Raya, selain meninjau RSUD Doris Sylavnus, Menkes juga meninjau Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen RTH Bundaran Besar Palangka Raya, Puskesmas Panarung hingga rumah oksigen lainnya.

Menkes ingin memastikan kesiapan fasilitas serta ketersediaan dukungan medis benar-benar optimal bagi masyarakat terdampak asap karhutla. 

Menkes juga mengimbau masyarakat menggunakan masker KN95 untuk mengurangi paparan partikel.

Menkes menyampaikan pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan medis untuk mendukung penanganan dampak karhutla, di antaranya 137.000 masker KN95 dan 500.000 masker bedah, terutama untuk wilayah dengan tingkat polusi tinggi.

Bantuan juga mencakup 50 unit oxygen concentrator, 35 unit nebulizer, 100 tabung oksigen, 37 unit air purifier, 270 botol multivitamin sirup, 800 strip multivitamin tablet, serta obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak karhutla.***


Editor : Irma Nurfajri