Tak Terima Bantuan Sepeserpun dari Pemda, Askab PSSI KBB Sebut Semua Kegiatan Bakal Jalan di Tempat
Minimnya anggaran keolahragaan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat sejumlah cabang olahraga (Cabor) di KBB
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Minimnya anggaran keolahragaan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat sejumlah cabang olahraga (Cabor) di KBB gigit jari.
Pasalnya, kondisi tersebut berdampak pada berbagai kegiatan yang telah terjadwal, sehingga gagal dilaksanakan.
Salah satunya seperti yang dikeluhkan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Bandung Barat.
Baca Juga: Bangun Kemudahan Investasi, Bupati Subang Kolaborasi dengan Suryacipta
Ketua Askab PSSI Bandung Barat, Taupiqurahman mengatakan, anggaran keolahragaan di KBB saat ini memang minim. Namun, bukan berarti pihaknya tak ingin membuat kompetisi sepakbola di KBB.
"Bukan tidak mau, namun saat ini Askab PSSI Bandung Barat tidak memiliki anggaran untuk mempersiapkan berbagai event atau kompetisi di KBB," katanya kepada wartawan, Kamis 28 Juli 2022.
"Kalau tidak anggaran semua kegiatan bakal jalan di tempat," sambungnya.
Baca Juga: Drama Korea Terbaru All That We Loved Bakal Dibintangi Sehun EXO
Ia mengaku, pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah atlet terbaik yang lolos pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar sebelumnya.
"Kita sudah persiapkan kalau atlet. Bahkan, pada Porprov tahun sebelumnya kita lolos. Mudah-mudahan kita bisa lebih meningkat lagi," ujarnya.
Disinggung soal dukungan anggaran dari Pemda KBB, ia menegaskan, pihaknya tidak mendapat dukungan anggaran sepeserpun dari Pemda KBB.
Baca Juga: Debutkan New Jeans, Netizen Khawatirkan Manajemen Masa Lalu CEO ADOR Min Hee Jin Terhadap Idola di Bawah Umur
"Disebut minim dukungan dari Pemda KBB, memang terjadi hari ini, karena kita tidak mendapat anggaran sepeserpun," tegasnya.
Kendati minim anggaran, sambung dia, pihaknya bakal tetap melaksanakan pembinaan tim sepakbola usia 13-15 tahun.
"Nanti sebelum kongres luar biasa, pada Juni, Juli dan Agustus kita ada pembinaan klub usia 13 -15 tahun. Tapi menunggu hasil musyawarah dulu dengan jajaran PSC dan Exco," jelasnya.
Ia menilai, tak ada satupun kegiatan yang akan maju jika tanpa ada bantuan dukungan pikiran termasuk materi dari pemerintah sendiri. Sebab, hingga saat ini pihaknya masih kesulitan mencari sponsor.
Baca Juga: ENDING! Spoiler Yumi's Cell 2 Episode 14: Berakhir Baik, Yumi Jadikan Goo Woong sebagai Faktor Kesuksesannya
"Karena belum ada Persatuan Sepakbola (PS) yang bisa diunggulkan, walaupun kondisi pemda masih sulit tolonglah dibantu demi kemajuan olahraga dan kita satu napas memajukan olahraga di KBB," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran
