Bangkai KMP Barcelona 5 Masih Mengeluarkan Asap Usai Terbakar di Perairan Pulau Talise

Tim SAR gabungan hingga Minggu malam belum dapat mengakses bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 yang terbakar di perairan Pulau Talise

Bangkai KMP Barcelona 5 Masih Mengeluarkan Asap Usai Terbakar di Perairan Pulau Talise

INILAHKORAN -  Tim SAR gabungan hingga Minggu malam belum dapat mengakses bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 yang terbakar di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. 

Kepulan asap tebal dari bagian buritan kapal masih terus terlihat, sehingga menghambat proses investigasi dan pencarian lanjutan.

“Hingga malam ini, kapal masih mengeluarkan asap dari bagian belakang, sehingga kami belum bisa masuk untuk melakukan pemeriksaan lebih jauh,” ujar Humas Kantor SAR Manado, Nuriyadin Gumelang dikutip dari Antara, Senin 21 Juli 2025.

Kapal Membawa Ratusan Penumpang
KMP Barcelona V berlayar dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud menuju Manado, dengan mengangkut sekitar 280 penumpang dan 15 anak buah kapal (ABK). Kebakaran terjadi saat kapal berada di perairan Pulau Talise sekitar pukul 14.00 WITA.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Bakamla RI, Satpolair, dan PSDKP Bitung telah dikerahkan ke lokasi sejak siang. Namun hingga pukul 19.00 WITA, akses ke dalam kapal belum memungkinkan karena potensi bahaya yang masih tinggi akibat sisa api dan asap.

Tim SAR berencana akan kembali melakukan peninjauan ke dalam bangkai kapal begitu situasi dinyatakan aman. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam kapal dan mendukung penyelidikan penyebab kebakaran secara menyeluruh.

“Prioritas kami adalah memastikan semua penumpang telah dievakuasi dan mendukung proses investigasi lebih lanjut,” tambah Nuriyadin.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh unsur penyelamatan di wilayah Sulawesi Utara, mengingat besarnya jumlah penumpang dan dampak dari insiden kebakaran di laut tersebut.


Editor : Firda Rachmawati