Bey Machmudin Harap Tragedi Subang Jadi yang Terakhir

Bey Machmudin menyesalkan dan berharap, tragedi kecelakaan maut di Ciater, Kabupaten Subang pada Sabtu 11 Mei 2024 silam, menjadi yang terakhir kalinya terjadi.

Bey Machmudin Harap Tragedi Subang Jadi yang Terakhir
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin

Demikian pula lokasi terjadinya kecelakaan maut kata Bey Machmudin, akan menunggu kajian dari KNKT. Apakah diperlukan perombakan rambu atau tidak, guna mencegah terjadinya kecelakaan.

"Nunggu dari KNKT, apakah harus ada perombakan rambu, diberi pembatas. Kami masih tunggu hasil evaluasi," imbuhnya.

Terlepas dari itu, Bey Machmudin mengimbau kepada pihak sekolah sebisa mungkin untuk melaksanakan study tour tidak di tempat yang jauh. 

"Untuk yang bisa diubah, ubah. Kita semua punya. Pariwisata ada, industri ada," ucapnya.

Selain itu, dia juga meminta pihak sekolah memerhatikan kelaikan bis yang akan digunakan. Dia pun meminta untuk tidak segan menolak, jika bis yang digunakan tak layak jalan.

"Perhatikan betul kelaikan bis juga kesehatan pengemudinya. Bahkan belajar dari kasus Subang ini, tahun kendaraan jangan mau yang tua. Walaupun ada pemeliharaan, tapi tetap yang muda lebih baik. Harus berani menolak kalau bis kurang baik," pintanya.

Keselamatan kata Bey Machmudin adalah hal yang paling utama, maka dari itu pihak sekolah maupun pengusaha jasa bis diharapkannya harus sama-sama memerhatikan kelayakan kendaraan yang akan digunakan.


Editor : Ahmad Sayuti

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita inliahkoran.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaGNP8EKrWR5pVfYAU1C
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.