BJB Stadium GBLA, Nama Baru Markas Maung THOM HAYE

STADION Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) mengalami perubahan nama. Kini markas kebesaran Persib Bandung itu bernama BJB Stadium GBLA.

BJB Stadium GBLA, Nama Baru Markas Maung THOM HAYE
INILAH/MUHAMMAD GINANJAR

Perubahan nama tersebut terungkap saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berbincang dengan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan di Stadion GBLA.

Awalnya Dedi mempertanyakan kekurangan yang dialami Stadion GBLA saat ini, terutama untuk bagian luar Stadion. Sebab bagian dalam Stadion sudah sepenuhnya milik Persib sebagai penyewa.

“Yang paling utama itu akses Pak. Akses menuju stadion itu saat ini hanya ada di KM 149, yang mana hanya satu arah dari Bandung Barat ke Gedebage. Tapi daerah Cileunyi nya belum ada,” jawab Adhitia dalam akun media sosial Dedi Mulyadi, belum lama ini.

Adhitia menambahkan saat ini tol KM 149 sebenarnya sudah dibuka atau bisa dilalui kendaraan. Namun tidak bisa dilalui oleh kendaraan bus.

“Harapannya itu bus juga bisa masuk lewat KM 149,” harap Adhitia.

Adhitia juga berharap agar akses kendaraan dari arah tol Cileunyi tepatnya di KM 151 bisa kembali dibuka. Sehingga dapat membantu kepadatan kendaraan dari arah Summarecon dan Jalan Cimencrang menuju Stadion GBLA.

“Minggu depan kita undang Jasa Marga, langsung rapatnya di sini aja (GBLA) biar cepat,” jawab Dedi.

Dedi lantas mempertanyakan kebersihan di area luar Stadion GBLA. Meski seharusnya ditangani Pemerintah Kota Bandung, namun menurut dia, Pemerintah Provinsi harus turut membantu.

“Orang kan enggak tahu stadion Persib, yang orang tahu stadion Jawa Barat. Orang enggak akan ngomong, 'Ini adalah Pemkot.' Tapi kan Jawa Barat, jadi jangan ngerakeun (memalukan),” kata Dedi.

Dalam kesempatan itu, Adhitia menginformasikan kepada Dedi jika Stadion GBLA akan mengalami perubahan nama menjadi BJB Stadium GBLA.

“Oh iya, BJB. Ya sudah, kita bisa kontak BJB. Dan gerbang masuk kesininya sudah ada lampu. Terus kemudian, pinggirnya harus ada tenaga kebersihan harian. Pokoknya harus bersih, herang,” tegas Dedi.(Muhammad Ginanjar/bsf) 


Editor : Inilahkoran