Bogor Berinovasi Layanan Berevolusi
PEMKOT Bogor menjajaki pemanfaatan AI untuk memperkuat konsep kota cerdas.Inovasi ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Langkah menuju kota cerdas di Kota Bogor mulai diarahkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Pemerintah Kota Bogor menjajaki berbagai inovasi teknologi untuk memperkuat infrastruktur digital, mengintegrasikan sistem pemerintahan, hingga meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kunjungan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ke Indosat Marvelous Xperience Center di Jakarta menjadi salah satu langkah untuk mengenali peluang tersebut.
Berbagai inovasi teknologi informasi dipelajari sebagai referensi pengembangan konsep smart city yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Bagi Dedie, kunjungan tersebut membuka kesempatan bagi Pemkot Bogor untuk memahami pengelolaan jaringan komunikasi berskala nasional sekaligus mempelajari teknologi yang berpotensi diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Pemanfaatan teknologi baru diharapkan tidak sekadar memperkuat sistem digital, tetapi juga mendorong pelayanan masyarakat berjalan lebih efektif. Karena itu, pengembangan smart city perlu ditopang infrastruktur komunikasi yang memadai dan sistem yang saling terhubung.
Saat ini, Pemkot Bogor tengah berupaya menuntaskan tahap pertama pembangunan sistem komunikasi sebagai bagian dari penguatan infrastruktur transformasi digital. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu fondasi untuk mengembangkan layanan pemerintahan berbasis teknologi.
Penjajakan dengan Indosat Ooredoo Hutchison bukan kali pertama dilakukan.
Upaya ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Pemkot Bogor dan jajaran perusahaan telekomunikasi tersebut di Balai Kota Bogor pada 21 September 2026.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah solusi teknologi untuk mendukung pengembangan smart city. Di antaranya penerapan sistem penerangan jalan umum (PJU) pintar dan pengelolaan transportasi melalui Transportation Command Centre (TCC).
Kedua inovasi tersebut menjadi bagian dari penjajakan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan perkotaan. Sistem penerangan pintar dan pusat kendali transportasi diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan layanan yang lebih terintegrasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor Anna Ismawati mengatakan, berbagai inovasi yang dipelajari membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sistem pemerintahan berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan.(gin)
Editor : Inilahkoran
