Bogor EduFest 2026 Tampilkan Pentas ABK, Bukti Pendidikan Inklusif Berkembang

Penampilan tari tradisional dan modern dari puluhan siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memeriahkan 'Bogor EduFest 2026' yang digelar di Lippo Plaza Kebun Raya

Bogor EduFest 2026 Tampilkan Pentas ABK, Bukti Pendidikan Inklusif Berkembang
Penampilan para siswa-siswi ABK saat Bogor EduFest 2026 di Lippo Mall Kebun Raya Bogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Jumat (24/7/2026).

INILAHKORAN.ID– Penampilan tari tradisional dan modern dari puluhan siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memeriahkan 'Bogor Edufest 2026' yang digelar di Lippo Plaza Kebun Raya Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat pendidikan inklusif sekaligus memberikan ruang bagi ABK agar dapat berbaur dan berkarya bersama anak-anak lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, mengatakan Bogor EduFest merupakan agenda rutin yang digelar dua kali setiap tahun. Khusus pada peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) 2026, EduFest mengusung tema pengenalan perguruan tinggi, termasuk kampus-kampus dari **United Kingdom (UK)** yang turut berpartisipasi.

"Dalam EduFest ini ada lembaga pelatihan, lembaga pendidikan khusus maupun lembaga pendidikan formal lainnya. Untuk ABK juga ada lembaga pendidikan khusus sehingga masyarakat bisa melihat dan memperoleh informasi melalui berbagai booth yang tersedia di Lippo Plaza Kebun Raya Bogor," ujar Herry kepada **INILAHKORAN**.

Selain menghadirkan pameran pendidikan, EduFest juga menampilkan pertunjukan seni dari para siswa ABK yang mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bogor. Menurut Herry, penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki potensi besar untuk berkembang jika memperoleh kesempatan yang sama.

"Tadi ada puluhan ABK. Mereka menampilkan tarian daerah dan juga tarian modern. Penonton sangat senang melihat penampilan mereka," katanya.

Herry menegaskan keikutsertaan ABK dalam EduFest bertujuan menunjukkan bahwa mereka mampu berkarya, berprestasi, dan berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.

"Karena kami anggap mereka berpotensi dan mereka juga bisa belajar bergaul dengan anak-anak lainnya," jelasnya.

Melalui Bogor EduFest 2026, Pemerintah Kota Bogor berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya pendidikan inklusif serta memberikan dukungan kepada anak berkebutuhan khusus agar dapat mengembangkan bakat, kreativitas, dan rasa percaya diri di berbagai bidang.***


Editor : JakaPermana