Como 4-1 Man United:Sinigaglia Menggila

MASYARAKAT Como yang memadati Stadion Giuseppe Sinigaglia baru saja menyaksikan mimpi paling liar terwujud nyata di depan mata.

Como 4-1 Man United:Sinigaglia Menggila
Net

Como menjamu Manchester United dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (22/10) dini hari WIB. Jika ada satu manusia yang paling emosional malam itu, ia adalah Nico Paz. 

Gelandang serang muda asal Argentina ini tampil bak penyihir dengan mencetak brace (dua gol) dan memberikan satu assist yang memorabel.

Bagi Nico Paz, laga ini bukan hanya soal memenangkan tiga poin, melainkan sebuah pembuktian diri. Dilepas oleh klub raksasa sekelas Real Madrid untuk bergabung dengan tim debutan Champions League seperti Como adalah sebuah perjudian besar bagi kariernya. 

Di bawah asuhan Cesc Fabregas, setiap tetes keringat dan determinasi Paz malam itu berteriak keras ke seluruh penjuru Eropa bahwa bakatnya terlalu besar untuk ditepikan. 

Senyuman lebar dan pelukan eratnya bersama Fabregas di pinggir lapangan menjadi simbol kehangatan dari sebuah kepercayaan yang dibayar tuntas.

Nico Paz membuka keunggulan Como sejak menit ke-2, lewat sepakan indah kaki kirinya. Kemudian, ia mengkreasi gol kedua Como yang dicetak Anastasios Douvikas, sebelum gelandang 22 tahun itu menambah golnya di menit ke-57.

Satu gol terakhir Como kemudian dicetak Jacobo Ramon, yang kemudian diperkecil MU lewat aksi Joshua Zirkzee.

Bagi Nico Paz, torehan dua gol dan satu assist-nya membuahkan catatan manis. Opta menyebut, jebolan Real Madrid itu menjadi pemain Argentina termuda kedua yang bisa berkontribusi tiga gol di pertandingan Liga Champions.

Nico Paz melakukannya pada usia 22 tahun 43 hari. Ia hanya kalah dari Lionel Messi, yang pernah berkontribusi serupa di Liga Champions dalam usia 21 tahun. Messi melakukannya saat melawan Bayern Munich.

Nico Paz memang digadang-gadang bakal menjadi pewaris Messi di Timnas Argentina. La Pulga baru saja pensiun, dan nomor 10 miliknya disebut-sebut bakal diwariskan kepadanya.

Saat melawan MU, Nico Paz juga mendapat rating hampir sempurna dari Sofascore. Ia diberi nilai 9.9 usai bikin 4 tembakan yang semuanya on target, bikin satu assist dan chance, hingga membantu pertahanan dengan tekel 100 persen berhasil dari dua percobaan.

Total musim ini, Nico Paz sudah berkontribusi lima gol dari 3 laga di Liga Champions. Tiga kontribusinya berupa assist, dua di antaranya ia cetak saat menggulung RB Leipzig di matchday pertama.

"Ini adalah salah satu malam paling istimewa dalam hidup dan karier saya, baik bagi saya maupun bagi klub. Malam ini sungguh bersejarah karena kami bertanding melawan salah satu klub terbaik sepanjang masa, dan bisa meraih hasil ini di kandang sendiri sungguh luar biasa. Kami sangat puas dengan penampilan kami," kata Nico Paz, di situs resmi klub.

Di sisi lain, Pelatih Como Cesc Fabregas  meyakini krisis yang sedang dialami Manchester United tidak mengurangi nilai kemenangan timnya. Como kini harus melanjutkan momentum ini saat menghadapi Sassuolo di lanjutan Liga Italia usai gagal memenangi dua laga terakhirnya.

"Ini adalah Manchester United, yang kami lawan pada malam ini, tidak masalah apakah mereka sedang kesulitan sekarang, kami harus ingat bahwa beberapa dari pemain kami malah baru memainkan pertandingan Liga Champions ketiga di dalam karier mereka," ungkapnya.

Sementara itu Pelatih Manchester United Michael Carrick begitu terpukul dengan kekalahan ini.  "Ini lebih dari sekadar mengecewakan," kata Carrick kepada TNT Sports. 

"Saya pikir semua orang harus bertanggung jawab atas hal itu. Saya 100% bertanggung jawab atas tim secara keseluruhan dan performanya -- hanya sampai di situ. Tanggung jawab itu berhenti pada saya, dan saya benar-benar menerima itu. Saya menerimanya sepenuhnya."

Kekalahan pada hari Rabu ini terjadi setelah kekalahan 2-0 pekan lalu di Atletico, ini adalah kali ketiga Manchester United kalah dalam dua pertandingan Liga Champions berturut-turut dengan selisih lebih dari satu gol dan pertama kalinya sejak tahun 2003.

"Namun sebagai pendukung klub sepak bola ini begitu lama, dan saya sangat peduli dengan klub sepak bola ini, melihat penampilan seperti itu tidak dapat diterima, harus saya katakan," pungkas Carrick. (bsf)

COMO 4-1 MAN UNITED Nico Paz/Man of the Match Menit Main: 79 Gol: 2 Assist: 1 Shots: 4 On Goal: 4 Umpan Kunci: 1 Akurasi Umpan: 79% Sentuh Bola: 91

DATA FAKTA Waktu: Rabu (21/10) ; Kick Off Pukul 23.45 WIB Tempat: Stadion Sinigaglia, Como Wasit: S Jablonski Man of the Match: Nico Paz Pencetak Gol: Como (Nico Paz 2', 57', Daouvikas 49', Ramon 76') ; Man United (J Zirkzee 90+1') Kartu Kuning: Como (Kempf) ; Man United (Lacey, Baleba, Santos) Kartu Merah: -

SUSUNAN PEMAIN Como:  Jean Butez (GK), Yan Couto (Smolcic 80'), Marc Kempf, Jocobo Ramon, Alex Valle, Luis Milla, Maximo Perrone (Dossena 80'), Lucas Da Cunha (Kaiki 69'), Nico Paz (Ricci 80'), Martin Baturina (Caqueret 64'), Anastasios Douvikas

Man United Senne Lammens (GK), Diogo Dalot, Maguire, De Ligt (Harry Amas 79'), Mazraoui, Tielemans, Andrey Santos (Baleba 46'), Bruno Fernandes (Zirkzee 67'), Matheus Cunha (Amad Diallo 46'), Mason Mount, Mbeumo (Lacey 85')


Editor : Inilahkoran