Covid-19 Melonjak, Ini Pesan Robert Alberts untuk Skuat Persib di Piala Wali Kota Solo
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts akui tidak mudah menghadapi Piala Wali Kota Solo 2021. Terlebih, saat ini pandemi Covid-19 mengalami lonjakan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts akui tidak mudah menghadapi Piala Wali Kota Solo 2021. Terlebih, saat ini pandemi Covid-19 mengalami lonjakan.
Bahkan, hal itu juga yang membuat turnamen pramusim yang akan digelar di Stadion Manahan Solo itu mengalami perubahan jadwal kick off. Sedianya akan digelar 20-26 Juni menjadi 29 Juni hingga 4 Juli mendatang.
"Soal turnamen ini dan kaitannya dengan melonjaknya angka Covid secara tiba-tiba di semua daerah termasuk Solo, Jakarta dan Bandung. Jika kami pergi ke Solo dari Bandung, begitu juga tim-tim lain, lalu terpapar Covid, maka pemain dan pelatih harus menjalani karantina," ujar Robert.
Kondisi ini, dikatakan Robert, dipastikan akan berlanjut pada Liga 1 2021-2022. Terlebih, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu akan mulai digelar pada 9 Juli mendatang.
"Risikonya akan kehilangan pemain atau pelatih (saat Liga)," tegas Robert.
Pelatih asal Belanda ini berharap kasus Covid-19 tidak terjadi pada timnya, termasuk tim lainnya. Sehingga Liga 1 yang selama ini dinanti-nantikan bisa tetap digulirkan sesuai rencana.
"Jika cinta sepak bola Indonesia dan ingin Liga kembali lagi, maka kita harus berbuat sesuatu untuk memastikan semuanya dalam keadaan se-aman mungkin," katanya.
Robert juga mengaku tidak bisa memastikan keamanan para pemainnya dari paparan Covid-19. Sekalipun swab tes dilakukan setiap harinya.
"Tidak ada gunanya anda melakukan tes ini (swab) karena yang terpenting adalah perilaku anda yaitu dengan tidak bersentuhan atau menjaga jarak. Saya juga imbau kepada mereka untuk tidak bepergian ke luar kalau tidak perlu. Selalu jaga semuanya dalam keadaan bersih karena ini bukan soal anda sendiri, tapi juga anak dan istri anda di rumah," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani
