Cuaca Ekstrem Bikin harga Cabai Semakin Pedas

Cuaca ekstrem yang terjadi sekarang ini, menjadi penyebab mahalnya harga cabai. Curah hujan yang tinggi, berimbas menurunnya produksi

Cuaca Ekstrem Bikin harga Cabai Semakin Pedas
Hingga kini harga cabai tanjung di beberapa pasar tradisional di Kota Bandung masih tinggi.
 
INILAHKORAN, Bandung-Cuaca ekstrem yang terjadi sekarang ini, menjadi penyebab mahalnya harga cabai. Curah hujan yang tinggi, berimbas menurunnya produksi komoditas pertanian.
 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran mengatakan, cuaca ekstrem. Dimana curah hujan tinggi dengan suhu yang dingin. Akibatnya, bunga cabai rontok terkena hujan. Begitu juga dengan tanaman yang berhasil menjadi buah, busuk sebelum matang. 
 
"Karena itu jadi banyak yang gagal panen. Luasan pertanian cabai di Kabupaten Bandung lumayan luas juga, dan mereka terkena dampak," kata Tisna Selas 26 Juli 2022.
 
 
Menurut Tisna, adapun petani yang masih bisa memanen tanaman cabainya, itu mereka yang bertani dengan melakukan rekayasa. Seperti bertani dengan menggunakan green house. Sehingga, meskipun cuaca diluar ekstrem, tanaman mereka tetap aman hingga panen.
 
"Kalau yang pakai green house atau cara lainnya untuk melindungi tanamannya justru diuntungkan saat ini. Tetangga saya juga bisa panen dua hari sekali dengan harga perkilogramnya Rp 70 ribu,"ujarnya.
 
Dikatakan Tisna, pancaroba seperti sekarang ini sebenarnya rutim terjadi. Dimana berdampak terhadap pertanian. Terutama yang paling terdampak adalah pertanian holtikultura, termasuk cabai. Kata dia, ketika para petani gagal panen atau hasil panennya tidak memuaskan, tentunya akan berpengaruh terhadap suplay ke pasar.
 
 
"Sebenarnya kalau diperkampungan dan rumahnya punya pekarangan, serta rajin menama pohon cabai. Kalau sekedar untuk konsumsi sendiri sih biasanya enggak terlalu sulit," katanya.
 
Seperti diketahui, harga beberapa komoditas pertanian sejak beberapa bulan terakhir ini melonjak naik. Diantaranya, cabai yang harganya mencapai Rp 135 ribu perkilogram, kemudian bawang merah Rp 60 ribu.
 
"Harga-harga sekarang naiknya luar biasa. Sebagai ibu rumah tangga, kami dipusingkan dengan harga bumbu-bumbu dapur. Terutama harga cabai dan bawang, sudah diluar kewajaran, masa beli cabai sekilo sampai Rp 135 ribu,"katanya.(rd dani r nugraha).***
 


Editor : inilahkoran