Dari Cimahi ke Aceh, Dua Pria dari PSC 119 Bawa Harapan Korban Banjir Bandang

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi telah mengirimkan dua personel pria dari Tim PSC 119 untuk turun tangan membantu korban banjir bandang yang melanda Aceh

Dari Cimahi ke Aceh, Dua Pria dari PSC 119 Bawa Harapan Korban Banjir Bandang
Ribuan kilometer jarak tidak menjadi penghalang bagi semangat kemanusiaan dari Kota Cimahi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi telah mengirimkan dua personel

INILAHKORAN.ID – Ribuan kilometer jarak tidak menjadi penghalang bagi semangat kemanusiaan dari Kota Cimahi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi telah mengirimkan dua personel pria dari Tim PSC 119 untuk turun tangan membantu korban Banjir Bandang yang melanda Aceh Tamiang. Mereka menjadi simbol bahwa solidaritas tak mengenal batas wilayah.

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati mengatakan, pengiriman tenaga medis terbaik ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan masyarakat Cimahi terhadap saudara-saudara di daerah terdampak.

“Kita berangkatkan tim medis dari PSC 119 menuju Aceh Tamiang dengan satu tujuan: bantu sesama yang sedang kesusahan. Ini adalah perpanjangan tangan kebaikan dari Kota Cimahi,” ujar Mulyati.

Sebelum mengangkat kaki, Mulyati juga menitipkan pesan penting bagi kedua personelnya. “Tetap jaga kesehatan diri kalian, jaga baik nama baik Kota Cimahi. Berikan pelayanan seoptimal mungkin. Berangkat dengan niat mulia, semoga pulang dengan selamat dan sehat,” pungkasnya.

Setelah tiba di lokasi terdampak di Pantai Gelima-Pidi Merudu, Kecamatan Merudu Pidi Jaya, tim langsung menemukan kondisi yang cukup berat.

Sarana sanitasi seperti kamar mandi cuci kakus (MCK) sebagian besar tertutup lumpur tebal sehingga tidak dapat digunakan, sementara pasokan air bersih juga sangat terbatas.

"Kondisi tersebut berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, dengan banyak ditemukan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit kulit, dan berbagai keluhan kesehatan lainnya," paparnya.

Untuk mengatasi hal ini, tim PSC 119 bakal segera melakukan skrining kesehatan menyeluruh di wilayah terdampak dan memberikan layanan medis bagi warga yang membutuhkan.

"Mereka siap bekerja keras untuk membantu memperbaiki kondisi kesehatan masyarakat setempat meskipun harus bekerja dalam kondisi yang tidak mudah," tandasnya. ***


Editor : JakaPermana