Dedi Kusnandar Pilih Merawat Kura-kura dan Bisnis Selama PPKM Darurat

Banyak cara dilakukan para penggawa Persib Bandung untuk mengisi kegiatannya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan pemerintah Republik Indonesia. Mulai dari berolahraga, menghabiskan waktu bersama keluarga hingga merawat hewan peliharaan. 

Dedi Kusnandar Pilih Merawat Kura-kura dan Bisnis Selama PPKM Darurat
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Banyak cara dilakukan para penggawa Persib Bandung untuk mengisi kegiatannya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan pemerintah Republik Indonesia. Mulai dari berolahraga, menghabiskan waktu bersama keluarga hingga merawat hewan peliharaan. 

Seperti yang dilakukan Dedi Kusnandar, gelandang Persib Bandung ini mengaku memilih menghabiskan waktunya untuk memelihara kura-kura.

"Selain latihan mandiri, kegiatan saya memelihara kura-kura darat jenis sulcata dan pardalis. Saya punya 7 ekor kura-kura," ungkap Dedi saat dihubungi, Rabu (14/7/2021).

Pemilik nomor punggung 11 ini mengaku sudah cukup lama memelihara kura-kura ini. Terhitung sudah hampir memasuki waktu enam bulan lamanya. 

Pemain yang akrab disapa Dado ini mengaku sangat tertarik memelihara kura-kura. Apalagi perawatan yang dilakukan tidak sesulit memelihara hewan peliharaan lainnya. 

"Saya tertarik memelihara kura-kura karena merawatnya tidak terlalu ribet dan kebetulan saya punya anak kecil, jadi anak belajar juga bagaimana memelihara dan menyayangi binatang," tuturnya. 

Selain kura-kura, Dado juga masih disibukkan dengan bisnisnya. Seperti laundry dan berjualan busana muslim. 

"Kalau cafe de ceker sudah berhenti sejak tahun lalu karena pandemi," katanya. 

Dado bersyukur untuk bisnisnya saat ini tidak terlalu berdampak cukup besar meski di tengah pandemi Covid-19. Kemungkinan omsetnya hanya mengalami penurunan sekitar 20-30 persen. 

"Lumayan masih cukup stabil dibandingkan cafe. Laundry masih tetap berjalan. Dua di Jatinangor dan dua lagi di Kabupaten Bandung," imbuhnya.

Karena itu, Dado berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir. Terlebih sudah cukup tidak ada kompetisi yang dijalani 

"Jenuh pasti ada dengan situasi seperti ini. Tapi kita harus tetap menjalani karena pasti semua juga terkena dampaknya, apalagi pemain bola semua pasti merasakan yang sama," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : Doni Ramdhani