Dedie Tunggu Laporan Plt Direktur RSUD untuk Tentukan Direktur Definitif, Banyak hal yang Harus Dibenahi
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menunggu laporan dari Plt Direktur RSUD Kota Bogor untuk menentukan direktur definitif. Selain itu Dedie juga mengaku tengah menunggu hasil pemeriksaan keuangan RSUD Kota Bogor dibawah kepemimpinan Direktur Ilham Chaidir dari Inspektorat Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menunggu laporan dari Plt Direktur RSUD Kota Bogor untuk menentukan direktur definitif. Selain itu Dedie juga mengaku tengah menunggu hasil pemeriksaan keuangan RSUD Kota Bogor dibawah kepemimpinan Direktur Ilham Chaidir dari Inspektorat Kota Bogor.
Diketahui, pasca Direktur RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir mengundurkan diri dari jabatan disaat audit menyeluruh RSUD Kota Bogor oleh Pemkot Bogor, terungkap banyak hal yang perlu diperbaiki.
"Yang pertama Plt Direktur Utama RSUD Kota diharapkan dapat memastikan pelaksanaan operasional RSUD bisa tetap berjalan dengan baik. Sambil mempersiapkan struktur organisasi yang baru dan juga prinsip bagaimana kedepan efisiensi di RSUD Kota Bogor bisa dilaksanakan," ungkap Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim kepada INILAHKORAN pada Minggu 23 November 2025.
Dedie melanjutkan, prihal efisiensi itu banyak, mulai dari pengadaan Obat- obatan, pengadaan barang dan jasa lainnya, kemudian struktur organisasi yang layak untuk fungsi struktur.
"Sehingga hal-hal itu tadi menjadi prioritas, agar bagaimana RSUD kedepan bisa dikelola lebih baik lagi. Kemudian setelah nanti mungkin berbagai langkah administrasi diselesaikan, Pemkot Bogor akan memastikan direktur utama yang baru secara definitif," terangnya.
"Nanti kita lihat dahulu laporan seperti apa dari Plt Direktur, kemudian nanti kami pertimbangkan mengangkat direktur utama yang baru. Saya menunggu masih ada pemeriksaan terutama sektor keuangan, apakah ada kebocoran, ada inefisiensi dan ini masih dalam proses semacam pemeriksaan audit ya," tambah Drdie.
Dedie memaparkan, dilakukan audit keuangan, agar kedepan pelaksanaan manajemen RSUD ini berlangsung lebih baik. Dengan prinsip transparansi, good goverment dan mengedepankan pelayanan.
"Kami ingin mengedepankan pelayanan, tapi ada masalah administrasi, seperti penagihan ke BPJS Kesehatan yang lambat juga masalah pengadaan obat yang mungkin belum seusia dengan kebutuhan masyarakat. Banyak sekali yang harus dibenahi," tegas Dedie.***
Editor : JakaPermana

