Dikepung Hujan, Sungai di Kota Bandung Meluap Berimbas ke Pemukiman Warga

Hujan dengan intensitas sedang tinggi, mengguyur wilayah Kota Bandung, kemarin ini. Hujan terjadi dengan durasi cukup lama.

Dikepung Hujan, Sungai di Kota Bandung Meluap Berimbas ke Pemukiman Warga
Bandung dilanda banjir akibat sungai yang meluap

INILAHKORAN, Bandung - hujan dengan intensitas sedang tinggi, mengguyur wilayah Kota Bandung, kemarin ini. Hujan terjadi dengan durasi cukup lama.

Hal itupun menyebabkan debit air sungai meluap dan membanjiri sejumlah lokasi di Kota Bandung.

Data yang diterima dari BPBD Jabar, terjadi luapan aliran sungai Cikalintu yang meluap membanjiri permukiman warga di Jalan Jurang gang Mama Pura, RT 04 RW 04, RT 04 RW 05 Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, 11 rumah terdampak di wilayah ini.

Di wilayah lain Sungai Citepus juga meluap memasuki pemukiman warga Gang Trena Asih, RT 02 RW 07, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Luapan sungai ini juga  mengakibatkan benteng hotel ambruk, sehingga air yang melimpas membanjiri pemukiman warga di Jalan Pesantren, Babakan Ranca Herang, RT04 RW02 Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat.

Lainnya, hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam juga menyebabkan tanah longsor Jl Maleber RT 02 RW 06 Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, akibatnya dua rumah terancam longsor.

Beberapa warga pun terdampak, berdasarkan catatan BPBD Jabar, ada sekitar 3 KK atau 7 jiwa di kelurahan Pajajaran dan Arjuna. Kemudian 30 KK atau 150 jiwa dari kelurahan Cipedes dan Sukawarna, dan 20 KK atau 50 jiwa di Kelurahan Pasteur.

Pranata Humas Ahli Muda, Hadi Rahmat menyebut bahwa Diskar PB Kota Bandung telah melakukan pembersihan sampah dan perbaikan benteng di beberapa lokasi terdampak. Sabtu (25/1/2025) kini, Air telah surut dan kemacetan di beberapa titik pun telah teratasi dan kembali normal.

"banjir sudar surut, kemacetan sudah mulai terurai, sementara korban diungsikan ke rumah warga," kata Hadi dalam pesan singkatnya. 


Editor : Firda Rachmawati