Dituduh Kerja juga Sebagai 'Pendamping' Bukan hanya Idola, Jennie BLACKPINK Terseret Rumor Yachting

Jennie BLACKPINK kini terseret rumor 'Yachting' diduga bekerja jadi pendamping kaum elit sebagai tamu spesial.

Dituduh Kerja juga Sebagai 'Pendamping' Bukan hanya Idola, Jennie BLACKPINK Terseret Rumor Yachting
Jennie BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Tampaknya, gerak-gerik Jennie BLACKPINK akan terus jadi sorotan hingga bisa menjadi sebuah Rumor.

Sebuah rumor lama yang meresahkan tentang 'Yachting', istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang kaya yang membayar selebritas untuk pertemuan pribadi di kapal pesiar mewah, telah muncul kembali secara online.

Beberapa pengguna berspekulasi bahwa Jennie BLACKPINK termasuk di antara mereka yang disebutkan dalam item buta tersebut.

Dalam beberapa minggu terakhir, istilah 'Yachting' menjadi tren di media sosial setelah beberapa unggahan menuduh tokoh-tokoh terkemuka, termasuk rapper Amerika Saweetie, sebagai 'Yachters'.

Istilah ini tidak lagi merujuk pada wisata bahari, melainkan pada dunia kontroversial seputar pendampingan selebritas dan dinamika kekuasaan rahasia yang melibatkan artis-artis papan atas dan klien-klien Elit.

Di antara diskusi-diskusi ini, video-video dan postingan forum yang muncul kembali mengulas sebuah artikel buta bulan Juni yang diterbitkan oleh situs gosip ternama Crazy Days & Nights , yang terkenal karena mengungkap dugaan rahasia Hollywood dan hiburan global.

Postingan tersebut mengisyaratkan bahwa seorang member girl grup "dua warna", sebuah petunjuk yang oleh banyak netizen dianggap sebagai BLACKPINK, terlibat dalam 'Yachting'.

Komentar-komentar tersebut dengan cepat mengarah ke Jennie BLACKPINK, meskipun tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.

Saat itu, reaksi di dunia maya terbagi tajam. Banyak penggemar mengecam spekulasi tersebut sebagai fitnah tak berdasar, sementara beberapa pengguna mencoba merasionalisasi rumor tersebut dengan menyebut "utang trainee" atau "tekanan industri".

Namun, sebagian besar sepakat bahwa artikel buta tersebut, seperti banyak artikel di situs tersebut, lebih didasarkan pada sindiran samar daripada fakta.

Meskipun Crazy Days & Nights terkenal karena sesekali menerbitkan berita bohong yang kemudian terbukti benar, mereka juga banyak dikritik karena mempromosikan gosip yang tidak terverifikasi dan invasif.

Hingga saat ini, belum ada bukti atau pernyataan kredibel yang mengaitkan Jennie BLACKPINK dengan aktivitas semacam itu.

Rumor tersebut tetap menjadi salah satu dari banyak cerita tak berdasar seputar member BLACKPINK, sebuah gambaran dari pengawasan ketat yang dihadapi oleh bintang K-Pop yang mendominasi ketenaran global dan spekulasi daring.***


Editor : Irma Nurfajri