Diusung Jadi Calon Gubernur Jabar, Saan Mustopa Berikan Syarat untuk Kader NasDem Jabar

Saat Mustofa rencananya akan diusung oleh Nasdem Jabar sebagai Calon Gubernur 2024 namun ada beberapa sayarat yang dimintanya bagi kader Nasdem Jabar

Diusung Jadi Calon Gubernur Jabar, Saan Mustopa Berikan Syarat untuk Kader NasDem Jabar

INILAHKORAN, Ngamprah - Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Barat mulai mempersiapkan ribuan kadernya untuk berlaga pada Pemilu Serentak 2024.

Tak hanya menargetkan menjadi partai pemenang Pemilu Serentak 2024, Partai NasDem Jabar juga mulai bermanuver mempersiapkan Ketua DPW NasDem Jabar, Saan Mustopa sebagai Calon Gubernur Jawa Barat.

Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh mengatakan, pihaknya bakal melihat hal ini dalam perspektif ambisi yang positif.

"Bagaimanapun ambisi itu perlu termaintance sedemikian rupa dengan parameter yang terukur," katanya kepada wartawan usai membuka Kemah Restorasi dan Sekolah Kader di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Ia menegaskan, pihaknya bakal mempersiapkan dengan sungguh-sungguh agar dalam Pemilu Serentak 2024 Partai NasDem bisa naik kelas.

"Kalau secara klasifikasi Partai NasDem berada diurutan keempat. Jadi, kita harus naik kelas paling tidak diposisi kedua atau bahkan nomor satu," tegasnya.

"Namun lebih realistis, Partai NasDem berada pada posisi runner-up," sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustopa mengaku, pihaknya mengakomodasi keinginan kawan-kawan dari berbagai daerah yang menginginkan dirinya maju pada Pilkada Gubernur Jawa Barat.

"Jadi kita akomodasi dan jalani saja, kemudian kita lanjut proses untuk menghadapi Pilkada 2024 yang akan datang," ujarnya.

Kendati demikian, kata dia, dirinya pun meminta syarat kepada teman-teman di daerah kalau memang ingin kadernya menjadi calon Gubernur Jawa Barat.

"Kalau ingin saya menjadi Gubernur Jawa Barat, syaratnya adalah kita harus menangkan Pemilu legislatifnya dan harus benar-benar kita dapatkan," katanya.

Ia menyebut, tidak hanya di DPR RI yang menargetkan 15 kursi. Namun, di DPRD Provinsi juga pihaknya menargetkan 18 kursi.

"Hal itu dilakukan agar saat berkoalisi itu tidak terlalu susah," sebutnya.

Termasuk, sambung dia, pihaknya oun menargetkan kursi tambahan lantaran syarat untuk mencalonkan Gubernur Jabar membutuhkan minimal 24 kursi.

"Jadi, kita minta kepada para kader kalau bersungguh-sungguh ingin saya mencalonkan Gubernur Jawa Barat hal yang pertama harus dilalui adalah bagaimana agar bisa mendapatkan minimal 18 kursi,"  ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya sudah mulai menerapkan berbagai strategi, seperti konsolidasi yang dilakukan secara rutin seperti yang saat ini dilakukan.
 
"Kita melakukan konsolidasi partai struktur partai mulai DPW, DPD kemudian DPC kecamatan dan para bakal caleg dikumpulkan semua selama empat hari," bebernya.

"Bahkan, sebelumnya kita melakukan pendidikan politik ke daerah-daerah dan kita juga bedah dapil untuk memastikan memang semua dapil itu bisa terisi. Jadi kita lakukan langkah-langkah itu menuju Pilkada 2024," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : Ahmad Sayuti