DPD Minta Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Asing untuk Padamkan Kebakaran Hutan

Banyak tawaran bantuan dari negara Asing, DPD minta pemerinta untuk pertimbangkan tawaran bantuan pemadaman kebakaran hutan tersebut.

DPD Minta Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Asing untuk Padamkan Kebakaran Hutan
Kebakaran hutan di Kalimantan.

INILAHKORAN, Bandung - Sudah hampir empat bulan Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) terus terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di Kalimantan.

Sejumlah tawaran bantuan juga datang dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura untuk membantu memadamkan kebakaran hutan tersebut.

Namun sampai hari ini, Selasa, 13 Oktober 2026, pemerintah Indonesia belum merespon tawaran pemadaman kebakaran hutan tersebut.

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin kini meminta pemerintah untuk mempertimbangkan tawaran bantuan dari negara tetangga maupun negara sahabat guna menangani kebakaran di Sumatera dan Kalimantan tanpa harus menetapkan status bencana nasional.

Sultan menilai bantuan internasional dapat menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat penanganan kebakaran yang dampaknya telah meluas hingga ke negara tetangga.

Saat ini masih terdapat titik api di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan yang membutuhkan penanganan intensif karena kebakaran tersebut tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat.

"Oleh karena itu, dalam penanganannya dibutuhkan pendekatan teknologi yang presisi dan cepat," tutur Sultan.

Sultan meyakini pemerintah Indonesia terbuka terhadap niat baik negara tetangga yang menawarkan bantuan pemadaman kebakaran tersebut.

Sultan juga menilai penerimaan bantuan tersebut tidak harus didahului dengan penetapan kebakaran sebagai bencana nasional.***


Editor : Irma Nurfajri