Erwin : Trotoar Aspal di Taman Lalu Lintas untuk Jogging, Guiding Block Diperbaiki

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menanggapi soal trotoar di kawasan Taman Lalu Lintas yang kini menggunakan aspal. Penggunaan aspal, dipilih karena area tersebut dikelilingi tanah dan pohon sehingga dinilai lebih cocok untuk aktivitas seperti jogging.

Erwin : Trotoar Aspal di Taman Lalu Lintas untuk Jogging, Guiding Block Diperbaiki

INILAHKORAN, Bandung - Wakil Wali kota bandung, Erwin menanggapi soal trotoar di kawasan taman lalu lintas yang kini menggunakan aspal. Penggunaan aspal, dipilih karena area tersebut dikelilingi tanah dan pohon sehingga dinilai lebih cocok untuk aktivitas seperti jogging.

"Trotoar di Taman Lalu Lintas itu memang pakai aspal. Karena kanan-kirinya sudah ada tanah, ada pohon. Tujuannya supaya bisa dipakai jogging track, bisa dipakai lari," kata Erwin pada Kamis 28 Agustus 2025.

Namun, ia menegaskan, di lokasi lain penggunaan paving block tetap menjadi pilihan utama agar daya serap air tetap terjaga. "Kecuali kalau tidak seperti itu (area terbuka), pasti kita pakai paving block supaya penyerapan air lebih baik," ucapnya.

Terkait kebutuhan penyandang disabilitas, Erwin memastikan guiding block sedang diperbaiki di sejumlah titik. Ia menegaskan, seluruh trotoar di Kota Bandung disiapkan untuk ramah disabilitas.

"Ini kita perbaiki semua guiding block-nya, posisinya. Jadi semua trotoar sudah kita siapkan untuk para disabilitas," ujar dia.

Ia juga menyampaikan, sebagai Ketua Penanganan dan Satgas PKL. Pihaknya sedang melakukan penataan agar para pedagang kaki lima tidak mengganggu akses jalan, khususnya bagi penyandang disabilitas.

"PKL juga harus memberikan ruang jalan untuk disabilitas," tegasnya.

Saat ditanya soal parkir liar, Erwin mengatakan hal itu juga menjadi perhatian. Namun, ia mengaku penanganannya dilakukan secara bertahap karena banyaknya tugas lain yang harus diselesaikan.

"Ini kita bereskan step by step. Karena saya juga banyak tugas. Semalam hari lalu, pun saya sidak ke diskotik," ujar dia.

Lebih lanjut, ia menyebut saat ini pihaknya tengah fokus membereskan sekitar 1.500 PKL yang terdampak pembangunan bus rapid transit (BRT) di Kota Bandung. Ia mengatakan, pembangunan proyek tersebut dijadwalkan mulai pada September.

"Sekarang saya lagi bereskan 1.500 PKL terkait pembangunan BRT di Kota Bandung. Karena mulai September, itu sudah harus mulai pembangunan BRT, busway," tandas dia. *


Editor : Ahmad Sayuti