Farhan Minta ASN Kota Bandung Tidak Mengeluh Soal Tugas di Luar Jam Kerja

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) harus siap menjalankan tugas pelayanan publik meski di luar jam kerja.

Farhan Minta ASN Kota Bandung Tidak Mengeluh Soal Tugas di Luar Jam Kerja
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) harus siap menjalankan tugas pelayanan publik meski di luar jam kerja.

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) harus siap menjalankan tugas pelayanan publik meski di luar jam kerja. Berbagai persoalan di Kota Bandung, tidak mengenal waktu sehingga membutuhkan kesiapsiagaan seluruh perangkat pemerintah.

Dia mengatakan, tantangan yang dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berdatangan meski sejumlah agenda besar telah berjalan lancar. Beberapa contoh pelaksanaan peringatan konferensi asia Afrika (AAF), masa liburan hingga sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang telah dilalui tanpa kendala berarti.

"Kota Bandung memang tidak bisa santai. Ketika semua rasanya baik-baik saja, tiba-tiba saya sakit. Tapi itu tidak menjadi masalah. Acara Asia Afrika, liburan dan SPMB semuanya berjalan lancar. Namun di akhir pekan ini, kembali muncul pemberitaan mengenai begal. Jadi memang tidak pernah berhenti," kata Farhan, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian ASN menyampaikan keluhan karena harus bertugas di luar jam kerja. Keluhan itu, disampaikan melalui media sosial maupun grup komunikasi internal di lingkungan pemerintahan.

"Saya sampaikan bahwa tidak boleh mengeluh. Makanya tadi saya bilang, jangan mengeluh. Kita harus sama-sama menjalankan tugas," ucapnya.

Farhan menjelaskan, banyak persoalan di lapangan yang memang tidak bisa menunggu hingga jam kerja dimulai. Karena itu, ASN harus siap memberikan pelayanan kapan pun dibutuhkan masyarakat.

"Masalah begal tentu tidak mungkin terjadi pada jam kerja. Pohon tumbang juga sering terjadi di luar jam kerja. Pengamanan di Pusdai pun dilakukan di luar jam kerja. Hal-hal seperti itu menimbulkan keluhan. Saya bilang, tidak boleh mengeluh seperti itu," ujar dia.

Selain menyoroti kesiapan bekerja di luar jam kantor, pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga disiplin selama menjalankan tugas. Dia mengaku, sempat menegur seorang ASN yang menerima panggilan telepon saat apel sedang berlangsung.

"Ada satu orang yang menerima telepon saat apel. Terpaksa saya tegur. Hal seperti itu memang harus ditegur. Dia juga tidak sembunyi-sembunyi, sehingga saya panggil ke dalam ruangan dan saya tegur di dalam," jelasnya.

Meski demikian, Farhan mengaku tidak menikmati harus memberikan teguran kepada bawahannya. Namun, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kedisiplinan aparatur agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

"Sebenarnya saya tidak suka melakukan hal seperti itu, tetapi saya harus melakukannya. Istilahnya memberikan setrap kepada aparat yang tidak disiplin," tandas dia.***


Editor : JakaPermana