Gegara Mukbang Ayam Goreng, Content Creator Asal Filipina Meninggal Dunia

Seorang content creator di Filipina bernama Dongz Apatan meninggal dunia setelah membuat video mukbang mengenai ayam goreng di media sosialnya.

Gegara Mukbang Ayam Goreng, Content Creator Asal Filipina Meninggal Dunia
ilustrasi mukbang ayam goreng/freepik

INILAHKORAN, Bandung - Seorang content creator di Filipina bernama Dongz Apatan meninggal dunia setelah membuat video mukbang mengenai ayam goreng di media sosialnya.

Dalam video tersebut, terlihat dia mengonsumsi 13 potong ayam goreng beserta nasi putih. Keesokan harinya, salah satu saudaranya melaporkan bahwa Dongz Apatan telah meninggal dunia.

Keluarganya menjelaskan bahwa dia sering membuat konten mukbang di platform media sosialnya, di mana dia memakan makanan lokal dengan porsi yang besar. 

Adiknya, Leah Apatan, mengatakan bahwa Dongz diduga mengalami henti jantung setelah membuat video tersebut, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Leah menyatakan keprihatinan atas komentar-komentar yang muncul di media sosial, terutama dari netizen Filipina yang mengkritik peristiwa tersebut.

"Ada banyak komentar yang menyebut Dongz pantas meninggal karena keliatannya rakus saat makan, tetapi itu hanya konten. Dia tidak memakan banyak makanan, dan tidak menghabiskan piringnya. Dongz tidak serakah dan dia juga membantu orang lain," kata Leah.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis mendalam, tim dokter menyimpulkan bahwa penyebab kematian Dongz adalah stroke hemoragik. Dokter jantung bernama Tony Leachon menjelaskan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh pembekuan darah di otak, yang menyebabkan tekanan darah meningkat dan pembuluh darah pecah.

Leachon menambahkan bahwa salah satu faktor risiko utama adalah konsumsi makanan tinggi garam secara berlebihan dan terus menerus.

"Menurut dokter yang merawatnya di IGD, dia mengalami pembekuan darah di otak. Ini berarti tekanan darahnya meningkat dan pembuluh darah di otaknya pecah. Jadi, penyebab kematiannya adalah stroke hemoragik," ungkap Leachon.

"Dia mengalami ini karena konsumsi makanan yang tinggi garam dan daging. Jika dilakukan setiap hari, pembuluh darah di otak Anda dapat tersumbat," tambahnya.


Editor : Firda Rachmawati