Gelar CDM Meeting II Porprov Jabar XV, Kota Bogor Mantapkan Persiapan

Pemkot Bogor memantapkan persiapan sebagai satu tuan rumah Porprov Jabar XV 2026. Ada 20 cabang olahraga yang dipertandingkan di tujuh venue yang tersebar.

Gelar CDM Meeting II Porprov Jabar XV, Kota Bogor Mantapkan Persiapan
Pelaksanaan CDM Meeting II Porprov XV di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor pada Selasa (28/7/2026). (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Pemkot Bogor memantapkan persiapan sebagai salah satu tuan rumah Porprov Jabar XV 2026. Ada 20 cabang olahraga akan dipertandingkan di tujuh venue yang tersebar di Kota Bogor. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar Heri Antasari menyebutkan, Kota Bogor bersama Kota Depok dan Kota Bekasi menunjukkan progres persiapan Porprov Jabar XV 2026 yang baik meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran. 

"Di tengah semua tantangan, khususnya tantangan anggaran, itu tidak bisa dijadikan alasan karena semua daerah juga mengalami. Kita harus tetap menjaga sukses penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi," kata Heri usai Rapat CDM Meeting II Porprov XV Jabar 2026 di Paseban Sribaduga, Balai Kota Bogor, Selasa (28/7/2026). 

Heri menegaskan, Porprov Jabar XV menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet Jabar menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk PON 2028. Prestasi Jabar yang telah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum PON harus dipertahankan melalui pembinaan sejak tingkat Porprov.

"Pelaksanaan Porprov 2026 mengusung konsep baru dengan penyebaran tuan rumah di banyak daerah. Langkah itu dilakukan agar biaya pembangunan infrastruktur baru dapat ditekan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih merata," tegasnya. 

"Konsep sekarang tuan rumah disebarkan agar multiplier effect dirasakan oleh banyak kota dan kabupaten. Total ada 18 daerah yang terlibat, terdiri dari tiga tuan rumah utama, tiga pendamping, dan 12 daerah pendukung," tambah Heri.

Heri menjelaskan, ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut akan melibatkan sekitar 17 ribu atlet. Dengan jumlah peserta yang besar, daerah penyelenggara diyakini akan memperoleh manfaat ekonomi melalui sektor perhotelan, transportasi, kuliner hingga usaha mikro.

"Yang dikeluarkan melalui APBD insyaallah akan kembali bahkan lebih besar melalui bangkitan ekonomi yang tercipta selama penyelenggaraan Porprov," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan Kota Bogor telah mengikuti CDM kedua sebagai bagian dari pemantapan koordinasi seluruh tuan rumah. Kota Bogor menjadi salah satu tuan rumah bersama Bekasi dan Depok. 

"Melalui CDM kedua ini kami terus berkomitmen menyiapkan fasilitas dan berbagai kebutuhan agar sekitar 17 ribu atlet dapat mengikuti pertandingan dengan baik," tutur Jenal.

Jenal menjelaskan, penyelenggaraan 20 cabang olahraga di tujuh venue akan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Kota Bogor. Tidak hanya pelaku UMKM, tetapi juga sektor perhotelan, penginapan, hingga usaha transportasi dan penyewaan kendaraan.


Editor : Doni Ramdhani