Hari Jadi ke-25 Kota Tasik, Viman Soroti Capaian Pembangunan
Kota Tasikmalaya memperingati hari jadi ke-25 dengan capaian penurunan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi 5,39 persen, dan alokasi 250 becak listrik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kota Tasikmalaya memperingati hari jadi ke-25 pada Sabtu (17/10/2026) melalui upacara di Lapangan Upacara Bale Kota Tasikmalaya. Mengusung tema “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”, peringatan ini menjadi momentum refleksi pembangunan sekaligus penguatan komitmen mewujudkan kota yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, usia 25 tahun bukan sekadar pertambahan usia, tetapi juga kesempatan untuk mensyukuri kemajuan yang telah dicapai sekaligus mengevaluasi berbagai pekerjaan yang masih harus diselesaikan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para pendiri kota, kepala daerah terdahulu, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Tasikmalaya.
“Tema Langkah Santun, Jiwa Tangguh menggambarkan harapan agar Kota Tasikmalaya terus menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali, tulus dalam pelayanan, unggul dalam berkarya, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan,” ujar Viman, Sabtu (17/10/2026).
Semangat tersebut juga tercermin melalui maskot Cep Tata dan Neng Titi yang terinspirasi dari ikan gurame dan kekayaan budaya lokal. Keduanya mengusung nilai luhur Sunda, “Tata Titi Duduga Peryoga”, yang melambangkan kesantunan, keteraturan, ketelitian, dan kecermatan dalam melangkah.
Sejumlah indikator pembangunan Kota Tasikmalaya menunjukkan perkembangan positif. Angka kemiskinan pada 2026 tercatat turun menjadi 9,34 persen dari 10,84 persen pada 2025.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 76,03 pada 2024 menjadi 76,59 pada 2025. Capaian tersebut menempatkan Kota Tasikmalaya di peringkat kesembilan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi pada 2025 meningkat menjadi 5,39 persen dari 5,22 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turut menurun menjadi 6,43 persen pada 2025 dari 6,49 persen pada 2024.
Di bidang tata kelola keuangan, Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut.
Tasikmalaya juga berhasil mempertahankan TPID Award 2026 sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik Kawasan Jawa–Bali. Penghargaan tersebut diraih selama dua tahun berturut-turut setelah pencapaian serupa pada 2025.
Viman menegaskan, berbagai capaian dan penghargaan tersebut harus diikuti hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Capaian dan penghargaan tersebut harus diikuti dengan hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, pembangunan ke depan tetap diarahkan pada visi 2025–2029, yakni Kota Industri, Jasa dan Perdagangan yang Religius, Inovatif, Maju dan Berkelanjutan,” kata Viman.
Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya juga diisi dengan 25 rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut mencakup Cek Kesehatan Gratis, Pekan Ekonomi Kreatif, Expo Job Fair Internasional, hingga Tasikmalaya Great Sale dengan diskon 25 persen.
Selain itu, berbagai kegiatan pelayanan publik, olahraga, seni, budaya, keagamaan, dan kemasyarakatan digelar di 10 kecamatan.
Pada momentum yang sama, Kota Tasikmalaya memperoleh alokasi 250 unit becak listrik tahap kedua dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kota juga tengah mengajukan dukungan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kepada PT PLN agar pemanfaatan becak listrik dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengajak seluruh masyarakat memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi dalam melanjutkan pembangunan.
Peringatan Hari Jadi ke-25 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan perjalanan masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mempersiapkan masa depan kota yang lebih baik.
Melalui semangat “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”, seluruh elemen masyarakat diajak bergerak bersama untuk mewujudkan Kota Tasikmalaya yang semakin religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan.
Editor : Ahmad Sayuti
