Hujan Deras Mengguyur Kota Bandung, Pohon Tumbang Hingga Banjir Sebabkan Kemacetan
INILAHKORAN, Bandung - Sejumlah ruas jalanan di Kota Bandung tergenang air usai hujan deras, kemarin siang. Hujan yang berlangsung hampir seharian tersebut, Tak hanya banjir ada juga pohon tumbang yang terdapat di beberapa titik di Kota Bandung. Ada titik banjir diantaranya ada di Jalan Cibaduyut, Jalan Leuwipanjang, Jalan Peta, Jalan Soekarno-Hatta, dan Jalan Gedebage. Adapun ketinggian air sempat mencapai 20 centimeter. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Kota Bandung diprediksi hujan disertai angin kencang dari siang hingga malam, Rabu, 26 Februari 2025. Dengan adanya prediksi cuaca tersebut, jika banjir terjadi, kemacetan pun bakal tak terelakkan. Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Prishta Utama mengatakan, tidak ada rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan, namun itu tergantung situasi di lapangan. Meski begitu, pihaknya akan menerjunkan seluruh personel. "Kalau kita rekayasa jaraknya makin jauh dan dikawatirkan titik macet terjadi di tempat lain," kata dia saat dihubungi, Rabu 26 Februari 2025. Dia mencontohkan seperti yang terjadi di kawasan Gedebage. Bila hujan, jalan itu menjadi langganan banjir, mengakibatkan adanya perlambatan laju kendaraan. Sehingga kemacetan sering terjadi. Wahyu menyebut jika rekayasa arus lalu lintas diterapkan di sana maka tidak akan membuahkan hasil. Sebab, lanjutnya, bila diarahkan ke jalan lain pun kemacetan tetap terjadi. "Kalau kita putarkan kemana pun tidak bisa. Jadi kita lakukan pengaturan dan penjagaan saja," ucapnya. Nantinya petugas akan membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai kondisi arus lalu lintas hingga ketinggian banjir. Petugas juga akan mengarahkan para pengendara agar melalui jalan yang aman untuk dilewati. Ia menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati ketika berkendara ketika hujan turun. Cuaca ekstrem belakangan ini membuat pengendara harus mempersiapkan kendaraan dengan baik juga perlengkapan berkendara seperti helm dan jas hujan. Kasatlantas meminta masyarakat supaya mematuhi arahan dari petugas kepolisian yang bertugas di lapangan. Selain itu, Wahyu mengingatkan bahwa keselamatan lebih penting daripada kecepatan. "Jadi dikondisikan dengan baik kendaraan dan persiapan lainnya. Jika banjir jangan diterjang karena itu sangat berbahaya. Saling menghargai antara roda dua dan roda 4. Melaju sesuai jalur yang telah disediakan," Imbaunya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sejumlah ruas jalanan di Kota Bandung tergenang air usai hujan deras, kemarin siang.
Hujan yang berlangsung hampir seharian tersebut, Tak hanya banjir ada juga pohon tumbang yang terdapat di beberapa titik di Kota Bandung.
Ada titik banjir diantaranya ada di Jalan Cibaduyut, Jalan Leuwipanjang, Jalan Peta, Jalan Soekarno-Hatta, dan Jalan Gedebage. Adapun ketinggian air sempat mencapai 20 centimeter.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Kota Bandung diprediksi hujan disertai angin kencang dari siang hingga malam, Rabu, 26 Februari 2025.
Dengan adanya prediksi cuaca tersebut, jika banjir terjadi, kemacetan pun bakal tak terelakkan.
Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Prishta Utama mengatakan, tidak ada rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan, namun itu tergantung situasi di lapangan. Meski begitu, pihaknya akan menerjunkan seluruh personel.
"Kalau kita rekayasa jaraknya makin jauh dan dikawatirkan titik macet terjadi di tempat lain," kata dia saat dihubungi, Rabu 26 Februari 2025.
Dia mencontohkan seperti yang terjadi di kawasan Gedebage. Bila hujan, jalan itu menjadi langganan banjir, mengakibatkan adanya perlambatan laju kendaraan. Sehingga kemacetan sering terjadi.
Wahyu menyebut jika rekayasa arus lalu lintas diterapkan di sana maka tidak akan membuahkan hasil. Sebab, lanjutnya, bila diarahkan ke jalan lain pun kemacetan tetap terjadi.
"Kalau kita putarkan kemana pun tidak bisa. Jadi kita lakukan pengaturan dan penjagaan saja," ucapnya.
Nantinya petugas akan membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai kondisi arus lalu lintas hingga ketinggian banjir. Petugas juga akan mengarahkan para pengendara agar melalui jalan yang aman untuk dilewati.
Ia menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati ketika berkendara ketika hujan turun. Cuaca ekstrem belakangan ini membuat pengendara harus mempersiapkan kendaraan dengan baik juga perlengkapan berkendara seperti helm dan jas hujan.
Kasatlantas meminta masyarakat supaya mematuhi arahan dari petugas kepolisian yang bertugas di lapangan. Selain itu, Wahyu mengingatkan bahwa keselamatan lebih penting daripada kecepatan.
"Jadi dikondisikan dengan baik kendaraan dan persiapan lainnya. Jika banjir jangan diterjang karena itu sangat berbahaya. Saling menghargai antara roda dua dan roda 4. Melaju sesuai jalur yang telah disediakan," Imbaunya
Editor : Ahmad Sayuti
