Igor Hanya Ingin Melindungi Ragnar

MISTERI hilangnya Ragnar Oratmangoen saat Persib Bandung menghadapi Dewa United akhirnya terungkap.

Igor Hanya Ingin Melindungi Ragnar
INILAH/ADAM HUSEIN

Pasalnya, penyerang Timnas Indonesia itu tidak dilibatkan dalam laga tersebut. Bahkan namanya tidak masuk dalam daftar susunan pemain.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic menjelaskan hilangnya Ragnar saat menghadapi Dewa United merupakan bagian dari upayanya untuk menjaga kondisi.

Ia tak ingin pemainnya itu mengalami kelelahan lantaran perjalanan Persib di musim 2026/2027 ini masih sangat panjang.

“Masalahnya sama. Dua pertandingan dalam waktu singkat untuk Tim Nasional, bepergian ke sana setelah satu sesi latihan merasakan sesuatu ketidaknyamanan, kami tidak ingin mengambil risiko,” ujar Igor, Selasa (13/10).

Kondisi ini, lanjutnya, sama seperti Patricio Matricardi. Pemain yang akrab disapa Pato itu tidak harus menjalani pertandingan secara full time.

“Gabi (Gabriel Mutombo) saya akan melihat apa yang terjadi. Beckham juga sama. Duduk selama 12 jam di dalam pesawat lalu kami tiba di sini, kami besok pergi ke hotel untuk pemulihan. Jadi kami tidak memiliki fasilitas pemulihan,” katanya.

Igor merasa Persib seperti Manchester City yang harus menjalani empat kompetisi dalam satu musim. Sehingga timnya hanya perlu menyesuaikan diri.

“Kami sedang berkembang, kami memberikan begitu banyak kesenangan dan kebahagiaan kepada para suporter. Kami pergi ke seluruh Asia, kami mewakili klub dengan baik. Kami hanya perlu bersikap realistis,” tegasnya.

Sementara itu sebelumnya Igor mengaku menyayangkan atas hujatan yang dilontarkan Bobotoh kepada pemainnya Kakang Rudianto.

Hujatan dengan kata Kakang ‘butut’ alias jelek dilontarkan Bobotoh di tribun penonton saat Persib menghadapi Dewa United dalam lanjutan Super League 2026/2027, Minggu (11/10) malam WIB.

Kata-kata itu diteriakan Bobotoh dimulai setelah Persib kebobolan lebih dulu melalui gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-23.

Kekecewaan Bobotoh kembali mencuat ketika Dewa United menggandakan keunggulan lewat gol Noah Wali Sadaoui pada menit ke-45.

Meski Persib berhasil menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-51 dan Marc Klok pada menit ke-54, kekecewaan Bobotoh terhadap penampilan Kakang belum mereda. Hingga peluit panjang dibunyikan, teriakan Kakang butut kembali terdengar dari tribun penonton.

“Saya sudah katakan bahwa jika seseorang harus dikritik, itu adalah saya, bukan para pemain, karena saya yang menempatkan para pemain, saya yang menempatkan para pemain di lapangan,” ujar Igor.

Menurutnya, jadwal padat menjadi salah satu faktornya. Terbukti, Persib baru melakoni laga melawan Port FC tiga hari sebelumnya hingga akhirnya bertarung melawan Dewa United. (muhammad ginanjar)


Editor : Inilahkoran