Ini Cara Miro Petric Tangani Kondisi Fisik Skuad Persib Bandung Meski Dihadapkan Jadwal Padat

Miro Petric mengaku memiliki cara dalam menangani kondisi fisik skuad Persib Bandung meski dihadapkan jadwal padat. 

Ini Cara Miro Petric Tangani Kondisi Fisik Skuad Persib Bandung Meski Dihadapkan Jadwal Padat
Miro Petric

INILAHKORAN, Bandung - Miro Petric mengaku memiliki cara dalam menangani kondisi fisik skuad Persib Bandung meski dihadapkan jadwal padat. 

Miro Petric yang merupakan pelatih fisik Persib Bandung ini mengaku sudah mempersiapkannya sejak jauh-jauh hari. Sebab di musim ini, timnya tidak hanya bermain di Liga 1 namun juga di kompetisi Asia bertajuk AFC Champions League (ACL) Two. 

“Fokus utama kami adalah membangun daya tahan tubuh para pemain, karena hal ini memainkan peranan penting dalam memastikan pemulihan yang lebih cepat,” kata Miro Petric, Minggu, 29 Desember 2024.

Lalu di fase akhir persiapan, pelatih fisik asal Kroasia ini mengalihkan perhatian pada pengembangan kecepatan dan reaksi pemain.

“Selama musim berlangsung, program kami dirancang dengan menyisipkan banyak hari istirahat untuk memungkinkan pemain pulih secara fisik dan mental. Pengelolaan yang efektif, terutama untuk perjalanan serta rencana pemulihan yang kuat setelah pertandingan menjadi komponen penting dari strategi kami,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, manajemen mengalokasikan investasi tambahan untuk menyediakan suplemen berkualitas tinggi yang diberikan kepada para pemain. Baik sebelum, selama dan setelah pertandingan agar bisa meningkatkan performa dan pemulihan. 

“Prestasi luar biasa ini merupakan bukti dedikasi dan profesionalisme para pemain kami, yang telah membangun mentalitas kemenangan sebagai sebuah tim,” sambungnya.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi khusus kepada seluruh staf pelatih dan ofisial tim yang telah bekerja keras dan komitmennya yang sangat luar biasa.

“Bersama-sama, kami beroperasi sebagai tim yang solid, dan kesatuan itu menjadi dasar kesuksesan yang kami raih sejauh ini,” jelasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Ahmad Sayuti