Ini Ungkapan Bojan Hodak Soal Hasil Imbang Persib Atas PSIM Yogyakarta

Pelatih Bojan Hodak mengaku hanya bisa pasrah atas hasil imbang yang didapatkan timnya Persib Bandung saat berjumpa PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu, 24 Agustus 2025.

Ini Ungkapan Bojan Hodak Soal Hasil Imbang Persib Atas PSIM Yogyakarta
Pelatih Bojan Hodak mengaku hanya bisa pasrah atas hasil imbang yang didapatkan timnya Persib Bandung saat berjumpa PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu, 24 Agustus 2025.

INILAHKORAN, Bantul - Pelatih Bojan Hodak mengaku hanya bisa pasrah atas hasil imbang yang didapatkan timnya Persib Bandung saat berjumpa PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu, 24 Agustus 2025.

Apalagi dikatakan Bojan Hodak, Persib Bandung gagal memanfaatkan dua penalti yang didapatkan. Baik itu Uiliam Baros maupun Marc Klok.

“Kami gagal memanfaatkan dua penalti, apa yang harus saya katakan ketika ada dua penalti gagal dalam satu pertandingan,” ujar Bojan Hodak usai pertandingan.

Pada laga tersebut, PSIM Yogyakarta berhasil mencetak gol lebih dulu melalui Ze Valente di menit ke-64 lewat titik penalti setelah Julio Cesar dianggap menjatuhkan Nermin Haljeta.

Persib sempat mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan di menit 71. Namun tendangan Uiliam Baros sebagai eksekutor melambung jauh diatas mistar gawang lawan.

Pada 90+6, Patricio Matricardi berhasil menjebol gawang PSIM Yogyakarta melalui sundulan usai memanfaatkan umpan matang dari Ramon Tanque.

Di menit 90+9, Persib mendapatkan kesempatan untuk mengubah skor menjadi 2-1 setelah wasit menunjuk titik penalti.

Sayangnya, Marc Klok sebagai eksekutor gagal memanfaatkannya dengan baik setelah tendangannya ke posisi tengah mampu ditepis kiper Cahya Supriadi. Sehingga laga berakhir dengan skor imbang 1-1. 

Bojan menilai dari lini pertahanan, Persib sudah bermain dengan baik. Bahkan PSIM Yogyakarta juga tak memiliki banyak peluang berbahaya, terkecuali penalti.

“Mereka (PSIM) tidak menciptakan peluang lainnya dan hanya ada satu tendangan dari luar kotak penalti. Artinya kami baik-baik saja,” katanya.

Sementara di lini serangan, lanjutnya, Persib juga tidak cukup banyak memiliki peluang. Lagi-lagi penyelesaian akhir belum berada di kondisi terbaik.

“Bagi saya, saya tidak ingat kapan ada dua penalti gagal di satu pertandingan. Tapi kami bisa comeback lagi, kami berjuang, itu artinya kami mempunyai karakter sama seperti musim lalu. Tapi penyelesaian akhir masih belum cukup,” tegasnya.

Atas hasil ini, Persib tertahan di peringkat 7 dengan 4 poin hasil dari tiga pertandingan. Setelah ini Pangeran Biru akan menghadapi Borneo FC yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Minggu, 31 Agustus 2025.***


Editor : JakaPermana