Ini Ungkapan Pelatih Persis Solo Usai Dikandaskan Persib Bandung Dengan 10 Pemain

Pelatih Persis Solo, Peter de Roo mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya timnya dikandaskan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Senin, 27 Oktober 2025.

Ini Ungkapan Pelatih Persis Solo Usai Dikandaskan Persib Bandung Dengan 10 Pemain
Pelatih Persis Solo, Peter de Roo mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya timnya dikandaskan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Senin, 27 Oktober 2025.

INILAHKORAN, Bandung - pelatih persis solo, Peter de Roo mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya timnya dikandaskan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Senin, 27 Oktober 2025.

Apalagi pada laga tersebut Persib Bandung bermain dengan 10 pemain setelah Luciano Guaycochea mendapatkan kartu merah pada menit ke-28. Namun, Persis Solo tidak bisa memanfaatkan keunggulan hingga akhirnya kandas dengan skor 0-2. 

“Ya, saya kecewa dengan hasil hari ini. Tapi saya sudah tahu bahwa datang ke sini melawan tim yang juara back to back pasti akan sulit,” ungkap Peter usai pertandingan.

Pelatih asal Belanda ini akui timnya sulit mengontrol laga hingga akhirnya harus kebobolan pada menit ke-12 melalui Luciano Guaycochea. 

“Meskipun Persib tadi mendapatkan kartu merah, mereka bermain dengan lini pertahanan yang begitu bagus dan kita tidak banyak melakukan penetrasi ke daerah pertahanan lawan,” tuturnya.

Memasuki babak kedua, lanjutnya, Persis Solo kembali mengalami kesulitan hingga akhirnya kembali kebobolan pada menit ke-48 melalui Uiliam Barros. 

“Selama 90 menit kita banyak melakukan kesalahan dan seperti yang dibilang tadi, mungkin 50 persen atau fifty-fifty kesempatan ketika melawan Persib. Orang pasti akan bilang kemungkinan besar akan kalah, karena Persib jauh lebih baik dibandingkan Persis. Tapi kami mencoba yang terbaik dan ternyata memang hasil di lapangan belum bisa memenuhi keinginan,” bebernya. 

Peter membenarkan kekalahan ini memperpanjang tren buruk Persis Solo hingga akhirnya tertahan di peringkat 17 papan klasemen sementara Super League 2025.

“Catatan delapan pertandingan tanpa kemenangan pasti merasa kecewa, tapi masih banyak hal yang mesti diperbaiki dan ini adalah tantangan bagi kami, dan sekali lagi melawan tim sebesar Persib, agak cukup sulit karena ada banyak hal yang harus diperbandingkan, kayak budget dan teknik corner yang sangat bagus, tapi sekali lagi grup ini punya sesuatu yang spesial tapi realitasnya mungkin belum sesuai dengan keinginan,” tegasnya.

Ungkapan yang sama dilontarkan pemain Persis Solo, Sutanto Tan. Menurutnya ini merupakan hantaman yang luar biasa bagi timnyam

“Ketika kamu bermain melawan 10 orang dan kamu sulit untuk membuat gol, balik lagi memang pertahanan mereka ketika mereka bermain dengan 10 orang, mereka membuat compact defence yang bagus, dan di sana kita sebenarnya kita membutuhkan beberapa hal yaitu salah satunya kreativitas, kita agak kesulitan di sana. Sebagai pemain ini betul-betul kecewa, tapi apa yang bisa saya perbuat kalau tidak berkembang di pertandingan selanjutnya,” kata Sutanto Tan.***


Editor : JakaPermana