Jalan Santai Lintas Agama BASOLIA Bogor, Perkuat Toleransi dan Kerukunan
BASOLIA Kota Bogor menggelar jalan santai lintas agama untuk memperingati hari jadi ke-19 sekaligus memperkuat toleransi dan kerukunan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Badan Sosial Lintas Agama (BASOLIA) Kota Bogor menggelar jalan santai lintas agama di Plaza Balai Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan untuk memperingati Hari Jadi ke-19 BASOLIA sekaligus menyambut Hari Toleransi Internasional pada 16 November ini menjadi upaya memperkuat kebersamaan dan menjaga perdamaian antarumat beragama.
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin perwakilan enam agama. Selanjutnya, peserta mengikuti jalan santai dengan rute yang melintasi kawasan pedestrian di sekitar Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya Bogor (KRB).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan Balai Kota Bogor terbuka untuk kegiatan peringatan hari besar keagamaan selama tidak digunakan untuk melaksanakan ritual keagamaan. Menurutnya, jalan santai yang melibatkan masyarakat dari beragam keyakinan merupakan bentuk perayaan kebersamaan dalam keberagaman.
“Orang Bogor itu paham yang namanya ujaran kebencian, intoleransi, julid atau lainnya bukanlah bagian dari DNA orang Bogor. Sebaliknya orang Bogor sangat cinta pada perdamaian dan selalu menjunjung tinggi nilai menghargai serta saling hormat menghormati antarsesama umat beragama,” ungkap Dedie kepada wartawan.
Ia menjelaskan, keberagaman dan kebersamaan yang terjalin di Kota Bogor menjadi landasan bagi BASOLIA untuk menggagas kegiatan yang mampu mempersatukan masyarakat lintas agama.
Dedie pun mengajak masyarakat terus menjaga toleransi agar kerukunan antarumat beragama di Kota Bogor tetap terpelihara.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan mendoakan agar Kota Bogor senantiasa mampu mempertahankan kerukunan di tengah keberagaman umat beragama,” jelasnya.
BASOLIA Jadikan Jalan Santai Ruang Pertemuan Lintas Agama
Ketua BASOLIA Kota Bogor, Arifin Himawan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud nyata toleransi di Kota Bogor. Ia berharap semangat saling menghormati terus terjaga dan Kota Bogor dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam merawat kerukunan antarumat beragama.
Menurut Arifin, jalan santai menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat untuk menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi kebersamaan.
“Jalan sehat ini menjadi ruang pertemuan masyarakat Kota Bogor dan toleransi dapat diterapkan dengan berani menunjukkan sikap kami dengan bergandengan tangan dan berjalan bersama sehingga nilai-nilai dapat kami wujudkan dengan mengakui perbedaan. Jangan disamakan yang memang berbeda namun apa yang sama, dapat kami lakukan bersama,” terang Arifin.
Sementara itu, Ketua Panitia Jalan Sehat Lintas Agama, Ahmad Nur Kholis, mengatakan kegiatan tersebut telah dipersiapkan sejak tiga hingga empat bulan sebelumnya.
Menurutnya, jalan santai ini diselenggarakan untuk memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama di Kota Bogor. Melalui interaksi langsung, kebersamaan dan sikap saling menghormati diharapkan semakin kuat.
Sebelum jalan santai dimulai, peserta disuguhi atraksi barongsai dari Grup Kesenian Barongsai (GKB) Bogor yang merupakan bagian dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Bogor.
Acara tersebut juga dimeriahkan penampilan seni budaya bedug Tunggul Kawung dari Sanggar Edas.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan hari jadi organisasi, tetapi juga memperkuat komitmen masyarakat Kota Bogor untuk menjaga toleransi dan membangun kehidupan yang damai di tengah keberagaman.***
Editor : JakaPermana
