Jegerrr! Beda dengan KDM, Farhan Tak Larang Siswa Kota Bandung Study Tour Keluar Jabar

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, pihaknya tidak akan membatasi kegiatan study tour yang diselenggarakan sekolah, termasuk ke luar wilayah Jawa Barat.

Jegerrr! Beda dengan KDM, Farhan Tak Larang Siswa Kota Bandung Study Tour Keluar Jabar
Wali Kota Bandung tak melarang siswa di Kota Bandung mengikuti study tour keluar Jawa Barat sebagaimana edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

INILAHKORAN, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, pihaknya tidak akan membatasi kegiatan study tour yang diselenggarakan sekolah, termasuk ke luar wilayah Jawa Barat.

Pernyataan ini disampaikan orang nomor satu di Kota Bandung tersebut menanggapi surat edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang membatasi pelaksanaan study tour hanya di dalam provinsi guna mengurangi beban finansial orang tua.

"Kalau ada edaran dari gubernur yang menyarankan untuk tidak ke luar Jabar, itu sah-sah saja. Tapi Bandung sendiri tidak akan melarang. Bandung ini kota terbuka. Masuk boleh, keluar pun boleh," kata Farhan pada Senin 27 Juli 2025.

Ia menilai, study tour merupakan bagian dari pembelajaran non-formal yang dapat menambah wawasan dan pengalaman siswa. 

Pihaknya menekankan, selama kegiatan dilakukan di bawah pengawasan sekolah dan tidak mengganggu nilai akademik maka tidak ada larangan dari pihak pemerintah kota.

"Selama study tour itu tidak berpengaruh terhadap nilai akademik siswa, ya silakan saja. Tidak ada masalah," ucapnya.

Lebih lanjut, Farhan meminta agar pelaksanaan study tour tidak menjadi beban, baik secara akademik maupun ekonomi, bagi para siswa. Ia menegaskan kegiatan ini bukan ajang kompetisi atau kewajiban yang memengaruhi nilai.

"Yang penting jangan ada tekanan. Jangan sampai siswa merasa harus ikut agar nilainya aman, atau supaya tidak dianggap absen. Ini soal memperluas wawasan, bukan kompetisi akademik," ujar dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran yang membatasi kegiatan study tour ke luar provinsi. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa banyak orang tua terbebani biaya study tour hingga harus berutang atau menjual barang untuk membiayai anaknya. *


Editor : Zulfirman