Kabel Fiber Optik Semrawut di Cimahi, Adhitia Yudhistira: Konsekuensi Bebas Blank Spot

Pemkot Cimahi terus berupaya melakukan penataan kabel fiber optik yang semrawut di sejumlah titik di wilayahnya.

Kabel Fiber Optik Semrawut di Cimahi, Adhitia Yudhistira: Konsekuensi Bebas Blank Spot
Penataan kabel fiber optik di Cimahi bakal dilakukan satu hari dalam setiap pekan dan dilakukan secara berkala. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Pemkot Cimahi terus berupaya melakukan penataan kabel fiber optik yang semrawut di sejumlah titik di wilayahnya.

Tak cuma itu, Pemkot Cimahi mengklaim seluruh wilayah Cimahi telah terjangkau internet atau bebas blank spot.

"Di Kota Cimahi ini sudah tidak ada kawasan blank spot atau daerah yang tidak terjangkau internet," kata Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira usai memantau langsung penataan kabel fiber optik di Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi yang dilakukan petugas dari Diskominfo Pemkot Cimahi dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), Senin 25 April 2025.

Menurutnya, konsekuensi dari tidak ada blank spot adalah banyaknya kabel provider menumpuk dan menjuntai sehingga menimbulkan perspektif yang semrawut. 

"Oleh karena itu kita coba rapikan," ucapnya.

Lebih lanjut Adhitia menjelaskan, penataan kabel fiber optik di Cimahi bakal dilakukan satu hari dalam setiap pekan dan dilakukan secara berkala. 

Tak cuma merapikan kabel fiber optik yang telah menjuntai, penataan bakal dilakukan dengan membangun tiang atau menara yang akan menampung gulungan-gulungan kabel fiber optik.

"Penataan dengan tujuan merapihkan kabel yang menjuntai di sepanjang jalan, rencananya setiap hari rabu sampai dengan selesai," jelasnya.

"Ini langkah awal, nanti dengan Apjatel kita akan melaksanakan pembangunan common poll atau menara bersama, kita lihat ini tiang listrik banyak kabel bertumpuk," sambungnya.

Adhitia menyebut, sejalan dengan penataan kabel fiber optik yang menjuntai, pihaknya juga bakal melaksanakan penataan berbasis ducting yang bergulir tahun 2026. 

Rencananya, tambah Adhitia, penataan dengan metode ducting akan dimulai dari Jalan Gandawijaya Kota Cimahi dengan panjang 1 kilometer.

"Dimulai tahun anggaran 2026. Panjangnya 1 kilometer dengan anggaran kira-kira Rp2 miliar," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani