Kebakaran Hebat Hanguskan Sejumlah Bangunan di Desa Citapen Kabupaten Bandung Barat

Kebakaran hebat terjadi di Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 19 Juni 2025. Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah bangunan dengan total kerugian ditaksi mencapai hampir Rp1 miliar lebih.

Kebakaran Hebat Hanguskan Sejumlah Bangunan di Desa Citapen Kabupaten Bandung Barat
Sejumlah bangunan di Kampung Gerang RT02/03, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ludes dilalap api dalam musibah kebakaran yang terjadi, Kamis, 19 Juni 2025.

INILAHKORAN, Ngamprah - Sejumlah bangunan di Kampung Gerang RT02/03, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ludes dilalap api dalam musibah Kebakaran yang terjadi, Kamis, 19 Juni 2025.

Kerugian akibat kebakaran hebat yang menghanguskan sejumlah bangunan tersebut ditaksir mencapai Rp1.010.000.000 (satu miliar) dengan jumlah jiwa yang terdampak sebanyak 13 orang.

"Betul, kami terima laporan adanya kebakaran di Kampung Gerang di Citapen pada pukul 09.35 WIB pagi tadi. Alhamdulillah api sudah berhasil ditangani sekitar pukul 12.00 WIB," Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Aminah Anshoriah saat dikonfirmasi, Kamis 19 Juni 2025.

Siti Aminah menjelaskan, kebakaran hebat yang terjadi di Desa Citapen diduga bermula dari percikan api tungku tradisional milik salah seorang warga yang merembet ke ke sejumlah bangunan lain yang berada di dekatnya. "Jadi objek yang terbakar itu rumah semi permanen dengan luas area yang terbakar 224 meter persegi," jelasnya.

Menurut Siti Aminah, hasil pendataan sementara sebanyak 13 rumah terdampak. Namun pihaknya masih terus mendata sekaligus memastikan apakah ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. "Alhamdulillah hasil pendataan sementara tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian materil ditaksi mencapai Rp 1 miliar lebih. Kami terus memantau perkembangannya," ungkap Siti.

Secara rinci Siti menerangkan, kerugian atas nama Tatang dengan luas bangunan 84 meter persegi sebesar Rp250 juta, Wati dengan luas bangunan 84 meter persegi mengalami kerugian mencapai Rp500 juta dan Ai Aminah dengan luas bangunan 56 meter persegi kerugian mencapai Rp200 juta.

"Untuk kerugian yang dialami korban terdampak ada tiga orang, yakni bapak Dadang mencapai Rp30 juta, Roni sebesar Rp20 juta dan Cecep sebesar Rp10 juta," terangnya.

Lebih lanjut Siti Aminah menambahkan,pihaknya menerjunkan 1 unit Fire Truck dan regu 01 dan 03 Poswil Damkar Cililin. Termasuk dibantu regu 01 dan 03 Poswil Damkar Sindangkerta, serta regu 01 Poswil Padalarang.

"Jadi setibanya di TKP Petugas langsung bergegas untuk memadamkan rumah yang terbakar agar tidak merembet ke bagian lainnya," sebutnya.***


Editor : Ghiok Riswoto