Keracunan MBG Kembali Terjadi, KPAI Minta BGN Lakukan Investigasi
KPAI minta BGN lakukan investigasi terkiat kasus keracunan MBG yang kembali terjadi di sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi yang disalurkan di sejumlah sekolah di Jakarta Timur.
Insiden ini membuat 72 siswa dari empat sekolah, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07 menjadi korban keracunan MBG.
Puluhan siswa tersebut saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Kopi, dan RS Harum.
Kini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan investigasi terkait kasus keracunan MBG.
Investigasi ini diminta secara menyeluruh, transparan dan segera mengumumkan hasil uji laboratorium terkait penyebab keracunan massal program MBG di Jakarta Timur.
"BGN wajib melakukan investigasi menyeluruh secara transparan dan segera mengumumkan hasil uji laboratorium terkait penyebab keracunan," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra dilansir dari laman Antara pada Rabu, 8 April 2026.
KPAI meminta BGN untuk memastikan seluruh pengobatan dan biaya medis anak-anak yang menjadi korban keracunan MBG dijamin dan ditanggung sepenuhnya.
KPAI juga meminta BGN mengevaluasi total sistem tata kelola, rantai pasok, dan standar penyimpanan di setiap SPPG agar peristiwa keracunan MBG tidak terus berulang.***
Editor : Irma Nurfajri
