Kiper Madura United Rendy Oscario Tak Takut Hadapi Lini Depan Persib Termasuk Frets Butuan

Kiper Madura United Rendy Oscario tak takut menghadapi Persib laga kedua Liga 1 2022 2023 di Stadion GBLA, Sabtu 30 Juli 2022.

Kiper Madura United Rendy Oscario Tak Takut Hadapi Lini Depan Persib Termasuk Frets Butuan
Rendy Oscario mengaku skuat Madura United sudah mempersiapkan dengan baik. Termasuk dalam menghadapi penyerang Persib Frets Butuan yang berhasil menciptakan gol indah saat berhadapan dengan Bhayangkara FC di laga perdana Liga 1 2022 2023 pada Minggu 24 Juli 2022 lalu.

INILAHKORAN, Bandung - Kiper Madura United Rendy Oscario tak takut menghadapi Persib laga kedua Liga 1 2022 2023 di Stadion GBLA, Sabtu 30 Juli 2022.

Rendy Oscario mengaku skuat Madura United sudah mempersiapkan dengan baik. Termasuk dalam menghadapi penyerang Persib Frets Butuan yang berhasil menciptakan gol indah saat berhadapan dengan Bhayangkara FC di laga perdana Liga 1 2022 2023 pada Minggu 24 Juli 2022 lalu.

"Setiap striker pasti ingin cetak gol indah, itu yang kami antisipasi. Terutama pemain yang di depan saya dan full bek. Semuanya harus diantisipasi," ujar Rendy Oscario di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat 29 Juli 2022.

Baca Juga: Jadi Operasi Terbesar Tahun Ini, Satpol PP KBB Sita 85.000 Rokok Ilegal

Kiper berusia 23 tahun ini mengatakan bukan kali pertama menghadapi Persib. Sehingga ia sangat tahu dengan kualitas pemain yang menghuni tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini.

"Lini depan Persib tentu mereka kuat, tapi kemarin di tim sebelumnya saya pernah menghadapi Persib. Saya tahu bagaimana lini depannya dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan gawang Madura dengan rekan lain. Persib tim kuat tapi Madura harus lebih kuat di pertandingan nanti," tegasnya.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Kota Bandung Optimistis, Target 50 Persen Vaksin Booster Dapat Tercapai Akhir Agustus

Disisi lain, pelatih Madura United Fabio Lefundes mengaku sudah memberikan arahan kepada Rendy. Setidaknya ada tiga opsi yang harus dilakukan kiper andalannya itu.

"Kalau ada bola yang tidak terlihat dan susah, kamu harus efisiensi dimana detik dimulai. Lalu kalau tiba di dia, dia punya tiga opsi. Pertama saya percaya sama dia. Kedua, saya percaya coach Bardi yang melatih dia. Yang ketiga, berdoa," tandasnya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran