KPAS Gelar Konser Tunggal Hendra Gunawan di Margaasih Kabupaten Bandung
Komunitas Peduli Anak Spesial (KPAS) kembali menyelenggarakan sebuah peluncuran pertunjukan tunggal yang kali ini dirancang khusus Hendra Gunawan, yang bertajuk Monologi Nusantara di Lapangan Parkir RT 01-02/RW 17, Perumahan Margaasih Permai Kabupaten Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Komunitas Peduli Anak Spesial (KPAS) kembali menyelenggarakan sebuah peluncuran pertunjukan tunggal yang kali ini dirancang khusus Hendra Gunawan, yang bertajuk Monologi Nusantara di Lapangan Parkir RT 01-02/RW 17, Perumahan Margaasih Permai Kabupaten Bandung.
Gelaran dilakuakn setelah setahun silam sukses dengan Konser Jelajah Galery Dendy Cholid di Rancakihiang, serta Pameran Silence Khotbah by Ivan Edbert pada awal Oktober lalu di Galeri PlaAstro Kota Bandung.
Ketua Komunitas KPAS Sho Diana Sofian mengatakan, event ini diselenggarakan dalam rangkaian peringatan hari disabilitas internasional (HDI) serta Hari Ibu ke-94.
“Kegiatan ini juga merupakan kerjasama antara Karang Taruna (KARTA) 17, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung,” kata Diana, Minggu 25 Desember 2022.
Dikatakan Diana, HDI atau World Disability Day yang dimaksud adalah sebagai apresiasi tersendiri dan menyatakan kecerdasan individu spesial.
“Individu Spesial bagi kami merupakan istilah dari komunitas kami, sebagai landasan pernyataan diri untuk berani disetarakan dengan kecerdasan yang ada di Indonesia dan dunia, pada umumnya,” ujarnya.
Diana melanjutkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari prolog untuk peluncuran karya Hendra Gunawan yang rencananya akan dilaksanakan antara Januari sampai Februari di salah satu gedung pertunjukan besar.
Diana menjelaskan, konser pertunjukan tunggal Hendra Gunawan ini menceritakan perjalanan hidupnya dari masa kecil sampai dengan dewasa. Tak hanya itu, sebagai bagian dari pertunjukan, Hendra akan membacakan monologi tentang hubungan antara Nusantara dengan Individu Spesial lengkap dengan kekayaannya, yang memiliki landasan filosofi Nusantara yang diterapkan dari Setiawan Sabana: nenek moyangku seorang pelaut.
Selain itu, event ini juga diawali dengan lomba menggambar dan mewarnai untuk usia TK dan SD kelas 1 sampai 6, dengan doorprize berupa hadiah utama: tas sekolah, gaun, tunik, serta produk-produk persembahan PlaAstro – unit usaha KPAS, termasuk Kriya Mata Kucing (KMK).
Event ini juga diselingi talkshow bersama para pengajar yang mulai mendidik Hendra dari duduk di bangku SD sampai sekarang. Kemudian ada juga hiburan, stand up comedy dan bobodoran dengan tema event yang kental dengan nuansa kearifan lokal.*** (rd dani r nugraha)
Editor : Doni Ramdhani
