Lebih dari Seribu Rumah Tangga di Kabupaten Bandung Terima Bantuan Pasang Listrik Gratis dari Kementerian ESDM
Se-Jabar, sebanyak 22.000 rumah tangga tidak mampu mendapatkan bantuan pasang listrik gratis dari anggaran Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral). Dari jumlah tersebut, 1.006 di antaranya berada di Kabupaten Bandung yang tersebar di 20 kecamatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Se-Jabar, sebanyak 22.000 rumah tangga tidak mampu mendapatkan bantuan pasang listrik gratis dari anggaran Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral). Dari jumlah tersebut, 1.006 di antaranya berada di Kabupaten Bandung yang tersebar di 20 kecamatan.
“Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan membantu masyarakat memperoleh akses listrik adalah melalui program bantuan pasang listrik gratis yang hari ini akan dilakukan peresmian dan penyalaan pertama di Jabar,” kata Koordinator Kelompok Kerja Hukum Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Linda Agustina di Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu 2 November 2023.
Linda menjelaskan, hingga September 2023, Rasio Elektrifikasi (RE) nasional telah mencapai 99,74%. Masih terdapat 0,26% rumah tangga belum berlistrik yang sebagian besar tersebar di wilayah terpencil (remote area) khususnya daerah terdepan, rerluar dan tertinggal (3T).
“Selain untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan membantu masyarakat memperoleh akses listrik. Program bantuan pasang listrik gratis juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat. Dengan memiliki akses listrik sendiri, masyarakat penerima manfaat BPBL diharapkan tidak lagi tergantung penyediaan listrik dari tetangga,” ujarnya.
Program BPBL merupakan kegiatan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan mendapat dukungan penuh dari Komisi VII DPR. Dimana dalam melaksanakan program ini, Kementerian ESDM menugaskan PT PLN (Persero) untuk melaksanakan kegiatan pengadaan dan pemasangan BPBL.
Ditemui di kesempatan yang sama Anggota Komisi VII DPR Diah Nurwitasari menyampaikan, program bantuan pasang listrik gratis merupakan program yang diperjuangkan pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Harapannya dengan memiliki akses listrik sendiri, masyarakat penerima manfaat BPBL tidak lagi tergantung penyediaan listrik dari tetangga.
“Kami melihat program ini sesuatu yang sangat bermanfaat untuk masyarakat, saat ini kita tidak bisa lepas dari listrik, makanya banyak masyarakat yang menggunakan berbagai macam cara, gimana caranya untuk dapat listrik, nyalur tetangga yang jelas itu sangat berbahaya juga” katanya.
General Manager PLN UID Jabar Susiana Mutia menyampaikan program bantuan pasang listrik gratis ini merupakan bukti nyata dukungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengejar target rasio elektrifikasi sebesar 100%.
Kegiatan ini juga bertujuan memberikan kepada masyarakat di segala lapisan untuk berkesempatan menikmati aliran listrik khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.
“Semoga ini dapat membantu masyarakat tidak berkemampuan untuk masang listrik, sekarang sudah ada bantuan, dan Alhamdulillah program ini bisa berjalan, semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat, berharap tahun depan masih ada lanjutannya, kita lihat perjuangan dari pemerintah dan PLN akan bisa berlanjut terus” katanya.
Salah satu penerima manfaat program BPBL di Desa Sukaresmi, Yoyoh (48 tahun) yang bekerja sebagai buruh harian lepas, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah, karena sudah memberikan bantuan pasang listrik gratis.
"Tidak nyangka dapat bantuan dari Pemerintah, sekarang udah ada meteran listrik sendiri, selama ini nyalur tetangga, bayar sebulan iuran dengan anak," ujarnya.*** (rd dani r nugraha)
Editor : Doni Ramdhani
