Lisa BLACKPINK Berubah jadi Mata-mata dalam MV Lagu Baru 'Tarantino'
Lisa BLACKPINK baru saja merilis EP baru 'PRESS PLAY' dengan lagu utama 'Tarantino'.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Lisa BLACKPINK akhirnya resmi melakukan comeback dengan merilis EP baru 'PRESS PLAY' dengan lagu utama dan video musik 'Tarantino'.
Lisa BLACKPINK sekali lagi menarik perhatian media dan penonton global dengan kembalinya dia ke dunia musik.
Dia secara resmi merilis video musik untuk 'Tarantino' pada pukul 1 siang KST pada tanggal 23 Oktober 2026. Lagu ini menjadi inti dari kampanye promosi untuk EP barunya, PRESS PLAY.
EP baru ini menandai tonggak penting lainnya dalam karier solo sang idola, hadir lebih dari setahun setelah album studio debutnya, 'Alter Ego'.
'PRESS PLAY' menampilkan enam lagu: 'SaWaDiKa', 'V12', 'Cobra', 'Tarantino', 'Cut U Off', dan 'Sweat'.
Sejak agensinya, LLOUD, merilis gambar promosi dan teaser pertama, judul 'Tarantino' memicu diskusi di berbagai platform media sosial sekaligus menuai beragam reaksi dari netizen.
Pilihan judul tersebut langsung mengingatkan banyak penonton pada sutradara legendaris Quentin Tarantino, seorang pembuat film terkenal di dunia yang dikenal karena penggunaan kekerasan dan bahasa kontroversial yang khas dalam beberapa film ikoniknya.
Sesuai judulnya, video musik 'Tarantino' menampilkan identitas sinematik yang kuat. Video ini disutradarai oleh James Mackel, seorang pembuat film ulung yang telah memenangkan Grammy Award.
Alur ceritanya mengikuti Lisa BLACKPINK dalam misi panik di dalam hotel mewah bergaya vintage. Tujuannya adalah untuk mengantarkan surat tulisan tangan kepada sutradara favoritnya, Quentin Tarantino.
Salah satu elemen paling menarik dari video ini adalah kontras yang mencolok antara suasana hotel yang awalnya elegan dan adegan penuh aksi yang mengikutinya.
Untuk mencapai kamar sutradara, karakter Lisa BLACKPINK harus berjuang melewati gedung tersebut, menghadapi serangkaian penyusup di sepanjang jalan.
Sepanjang video, penonton menyaksikan adegan aksi dan bela diri yang dikoreografikan dengan cermat yang terinspirasi oleh film aksi tradisional, lengkap dengan tendangan yang kuat dan pukulan yang keras.
Di luar aksi yang intens, gaya Lisa BLACKPINK dalam rilisan ini adalah fitur menonjol lainnya. Dia mengadopsi persona yang berani, dingin, pemberontak, dan berwibawa.
Pakaiannya mencakup potongan-potongan kulit yang dipadukan dengan topi bergaya polisi bertabur paku yang mencolok.
Aspek lain yang berkesan adalah koordinasi yang mulus antara koreografi Lisa BLACKPINK dan adegan aksi yang melibatkan karakter lain.
Kombinasi gerakan tari yang tajam dan adegan perkelahian yang kacau menciptakan pengalaman visual yang menghibur dan sangat sinematik.
Secara musikal, 'Tarantino' menampilkan melodi yang menarik dan mudah diakses serta ritme yang tegas, meskipun tidak serta merta memperkenalkan arah musik yang benar-benar baru atau inovatif.
Liriknya terus banyak menggunakan citra dan metafora yang familiar, seperti laras senjata dan bekas lipstik di wajah, memperkuat citra Lisa sebagai sosok pemberontak, tajam, percaya diri, dan provokatif.
Terlepas dari perdebatan yang terus berlanjut seputar judul dan gaya musik lagu tersebut, tidak diragukan lagi bahwa 'Tarantino' telah menjadi tonggak penting dalam kampanye promosi 'PRESS PLAY'.
Dengan menggabungkan suara pop kontemporer dengan visual sinematik yang berani, perilisan ini dengan cepat menjadi topik utama diskusi di kalangan penggemar musik internasional pada hari pertama.***
Editor : Irma Nurfajri
