Lokomotif KA Ciremai Terjebak Longsor, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan 

Material longsor di petak Maswati-Sasaksaat berdampak operasional perjalanan KA terganggu. Insiden tersebut memaksa sejumlah perjalanan KA mengalami pembatalan.

Lokomotif KA Ciremai Terjebak Longsor, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan 
Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, gangguan pada jalur tersebut menyebabkan beberapa perjalanan kereta harus dibatalkan sebagian relasinya. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Material longsor di petak Maswati-Sasaksaat berdampak operasional perjalanan KA terganggu. Insiden tersebut memaksa sejumlah perjalanan KA mengalami pembatalan.

Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, gangguan pada jalur tersebut menyebabkan beberapa perjalanan kereta harus dibatalkan sebagian relasinya. 

Di antaranya KA Ciremai (174B), KA Harina (102), KA Papandayan (129B), KA CL Garut (349), KA CL Garut (350), KA Serayu (288-289), serta KA Ciremai (173B).

Selain itu, pembatalan juga diberlakukan untuk seluruh relasi pada beberapa perjalanan KA Parahyangan. Kereta yang terdampak yakni KA Parahyangan (134B) relasi Gambir–Bandung, KA Parahyangan (139B) relasi Bandung–Gambir, serta KA Parahyangan (140B) relasi Gambir–Bandung.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat longsoran di petak Maswati-Sasaksaat,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan, KAI menerapkan pola operasi oper stapen dengan mengalihkan sebagian perjalanan penumpang menggunakan moda transportasi bus. Langkah tersebut dilakukan agar para pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir mereka.

Di sisi lain, petugas KAI juga tengah melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk mempercepat pemulihan jalur. Tim sarana dan prasarana telah diterjunkan guna membersihkan material longsoran sekaligus memperbaiki jalur rel agar kembali dapat dilalui secara aman.

Kuswardojo juga mengimbau para pelanggan untuk tetap tenang selama proses penanganan berlangsung serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tidak panik dan selalu mematuhi instruksi dari petugas demi kelancaran proses penanganan dan keselamatan bersama,” tegasnya.


Editor : Doni Ramdhani