Membentuk Pemimpin Berkarakter Negarawan: Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily Bekali Kepala Daerah dengan Isu Geopolitik dan Ketahanan Nasional
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, memberikan pembekalan strategis kepada para kepala daerah yang mengikuti program retret di kompleks Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, memberikan pembekalan strategis kepada para Kepala Daerah yang mengikuti program retret di kompleks Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Dalam pembekalan tersebut, Ace menyoroti isu Geopolitik global dan dampaknya terhadap Indonesia, serta menekankan pentingnya kepemimpinan yang berkarakter negarawan.
"Bagaimana dampaknya terhadap Indonesia tentang geopolitik ini sangat penting untuk dapat kami jelaskan kepada kepala daerah," ujar Ace Hasan Syadzily dikutip dari ANTARA.
Program retret ini bertujuan membentuk kepala daerah yang memiliki wawasan kebangsaan kuat dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Dalam pembelajaran, para kepala daerah diberikan pemahaman mendalam tentang empat konsensus kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Selain itu, materi terkait kewaspadaan nasional dan ketahanan nasional juga menjadi bagian penting dalam pembekalan ini.
Hal ini dimaksudkan agar para kepala daerah memahami tantangan serta ancaman yang dihadapi bangsa, baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga mampu merancang kebijakan yang memperkuat stabilitas daerah dan nasional.
Meneguhkan Visi Pembangunan Nasional
Ace Hasan Syadzily juga menekankan bahwa kepala daerah harus memiliki visi yang sejalan dengan tujuan pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
"Kita harus kembali kepada visi negara kita sebagaimana termasuk di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu bagaimana kita melindungi negara Indonesia berdasarkan kehidupan bangsa, dan menjaga ketertiban dunia ini harus menjadi orientasi dari para kepala daerah," tegasnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan
