Membuka Peluang Ekonomi dari Kebiasaan Membaca
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cirebon- Bagi warga Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Bogor, Kampung literasi telah membuka hadirnya peluang-peluang ekonomi.
Hal itu diakui Bupati Cirebon, Imron saat meresmikan Kampung Literasi Desa Cibogo, Kamis (22/10).
Dia berharap kehadiran ruang belajar tersebut dapat menjadi awal bagi masyarakat untuk menggali pengetahuan, mengasah keterampilan, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Bagi Imron, literasi bukan hanya soal seberapa sering seseorang membaca buku atau seberapa baik kemampuannya menulis.
Lebih dari itu, literasi merupakan bekal untuk memahami informasi, mengikuti perkembangan zaman, dan menemukan peluang yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Literasi penting untuk meningkatkan kualitas SDM. Dengan membaca dan mencari informasi, masyarakat akan lebih siap menghadapi perkembangan zaman,” kata Imron.
Menurut dia, pengetahuan yang diperoleh masyarakat seharusnya tidak berhenti sebagai informasi, tetapi bisa menjadi modal untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Keterampilan baru, kreativitas, hingga kemampuan melihat peluang usaha menjadi bagian dari manfaat literasi yang ingin dikembangkan melalui program tersebut.
Dengan pendekatan itu, Kampung Literasi Desa Cibogo diharapkan tumbuh menjadi ruang aktivitas warga. Masyarakat tidak hanya datang untuk membaca, tetapi juga belajar, bertukar gagasan, dan mengembangkan kemampuan yang berpotensi meningkatkan produktivitas.
“Literasi bukan hanya membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami informasi, meningkatkan keterampilan dan kreativitas hingga mengembangkan potensi ekonomi agar lebih produktif dan mandiri,” ujar Imron.
Harapan tersebut sekaligus menempatkan Kampung Literasi sebagai salah satu pintu masuk untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Potensi lokal yang selama ini dimiliki warga diharapkan dapat dikembangkan melalui pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik sehingga memiliki nilai tambah.
Namun, manfaat itu tentu membutuhkan proses. Keberadaan Kampung Literasi perlu diikuti kegiatan yang berkelanjutan, sesuai kebutuhan masyarakat, serta memberi kesempatan bagi warga untuk terlibat aktif.
Dengan begitu, program ini tidak hanya menjadi tempat yang ramai saat diresmikan, tetapi juga benar-benar hadir dalam keseharian masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Cirebon pun mendorong partisipasi warga untuk menjaga keberlangsungan program tersebut. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci agar Kampung Literasi terus hidup dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Melalui Kampung Literasi Desa Cibogo, pemerintah daerah berharap tumbuh kebiasaan belajar yang berangkat dari lingkungan masyarakat sendiri.
Dari kebiasaan membaca, warga diharapkan memperoleh pengetahuan; dari pengetahuan, muncul keterampilan dan kreativitas; dan dari keterampilan itu, terbuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kami berharap masyarakat ikut menghidupkan Kampung Literasi agar program ini terus berjalan dan mampu meningkatkan kualitas SDM serta kemandirian ekonomi warga,” pungkas Imron. (maman suharman)
Editor : Inilahkoran
