Menyemai Bahagia di Kebun Stroberi

DUSUN Stroberi Rancabali menawarkan kesejukan alam dan pengalaman petik stroberi. Vila nyaman hingga penginapan terjangkau melengkapi liburan keluarga.

Menyemai Bahagia di Kebun Stroberi
DESTINASI AGROWISATA: Salah satu sudut kawasan Dusun Stroberi di Desa Patengan, Kabupaten Bandung. Kini, destinasi agrowisata ini terus berbenah untuk menawarkan pengalaman liburan keluarga yang lebih lengkap.(INILAH/DANI R NUGRAHA)

Sesekali, Andreas ingin menjauh dari riuh Jakarta.Lelaki berusia 47 tahun itu mencari suasana berbeda, tempat udara terasa lebih segar dan mata bisa beristirahat dari padatnya kehidupan kota.

Dusun Stroberi di Rancabali, Kabupaten Bandung, menawarkan jeda itu melalui hamparan tanaman stroberi, kesejukan pegunungan, dan suasana alam yang mengundang siapa saja untuk tinggal lebih lama.

Bagi Andreas, perjalanan ke kawasan Bandung selatan bukan sekadar mencari tempat untuk berlibur.

Ada ketenangan yang ingin dinikmati, ada waktu yang ingin diluangkan tanpa diburu rutinitas.

Di tengah lingkungan yang asri, liburan terasa lebih sederhana: menghirup udara segar, menikmati pemandangan hijau, dan membiarkan waktu berjalan tanpa tergesa.

“Nyaman sekali, alamnya indah, sejuk, udara fresh khas pegunungan.

Dan yang tak kalah penting, sangat ramah di kantong alias terjangkau,” kata Andreas.

Pengalaman seperti itulah yang ingin ditawarkan Dusun Stroberi kepada wisatawan.Destinasi agrowisata di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, ini terus berbenah untuk menghadirkan pilihan liburan yang lebih lengkap.

Tak hanya mengajak pengunjung menikmati kebun dan memetik buah langsung dari tanaman, pengelola juga memperbarui fasilitas penginapan agar wisatawan memiliki alasan untuk tinggal lebih lama.

Pengelola Dusun Stroberi, Uus Suryana, mengatakan pembenahan dilakukan untuk menjawab kebutuhan wisatawan yang menginginkan kenyamanan menginap sekaligus pengalaman berwisata di alam terbuka.

“Kami ingin memberikan banyak pilihan. Mulai dari hunian sederhana sampai yang punya kolam renang pribadi,” ujar Uus, Minggu (18/10).

Salah satu pembaruan terlihat dari renovasi tiga unit Villa Manora dan tiga unit Villa Mencir. Pengelola menambahkan fasilitas kolam renang pribadi atau private pool untuk memberikan keleluasaan bagi wisatawan yang mengutamakan privasi selama berlibur.

Fasilitas ini terutama menyasar keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama tanpa harus meninggalkan kawasan penginapan.

Anak-anak bisa bermain air, sementara orang tua menikmati waktu beristirahat.

Kebersamaan pun tak harus selalu diisi perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Ada kalanya, waktu yang dihabiskan bersama di satu tempat justru menjadi bagian paling berkesan dari sebuah liburan.

Selain Villa Manora dan Mencir, Dusun Stroberi menyediakan delapan unit villa tipe Kalibret, tiga unit Menciri, serta satu unit Santung. Menurut pengelola, tipe-tipe villa tersebut turut dilengkapi fasilitas kolam renang pribadi.

Beragam pilihan itu memungkinkan wisatawan menyesuaikan akomodasi dengan kebutuhan, jumlah anggota keluarga, fasilitas yang diinginkan, dan anggaran yang disiapkan.

Dengan begitu, pengalaman menikmati alam Rancabali tidak hanya diperuntukkan bagi wisatawan yang mencari penginapan berfasilitas premium.

Bagi mereka yang ingin bermalam dengan biaya lebih hemat, Dusun Stroberi juga menyediakan 11 unit penginapan tipe SAGA.

Kehadiran penginapan ini memperluas pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk akomodasi.

Setiap unit SAGA dilengkapi tempat tidur utama, kamar mandi pribadi, pancuran, toilet, dan televisi. Pengelola juga menyediakan sarapan pagi gratis sesuai layanan yang ditawarkan.

Pilihan tersebut menegaskan, liburan tak selalu harus identik dengan kemewahan.

Kenyamanan untuk beristirahat, udara segar, dan kesempatan menikmati suasana alam bisa menjadi alasan yang cukup untuk memperpanjang waktu berlibur.

Namun, penginapan hanyalah satu bagian dari pengalaman yang ditawarkan Dusun Stroberi.

Daya tarik utamanya tetap berada di kebun, tempat tanaman stroberi tumbuh berjajar di tengah sejuknya udara pegunungan.

Di kawasan ini, wisatawan dapat melihat sekaligus memetik stroberi langsung dari tanaman.

Pengalaman tersebut menghadirkan kedekatan dengan alam yang sulit diperoleh dalam keseharian perkotaan.

Pengunjung tidak sekadar membawa pulang buah, tetapi juga merasakan proses memilih dan memetiknya sendiri.

Untuk menjaga daya tarik kebun, pengelola melakukan peremajaan sekitar 8.000 polibag tanaman stroberi dengan memperbarui media tanam dan menggunakan bibit unggul.

Langkah tersebut diharapkan menunjang pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan kualitas buah, termasuk ukuran stroberi yang dihasilkan.

Secara keseluruhan, Dusun Stroberi memiliki sekitar 8.000 hingga 10.000 polibag tanaman stroberi yang tertata di lahan hampir satu hektare.

Hamparan tanaman hijau menjadi bagian penting dari suasana yang ingin dipertahankan sekaligus dikembangkan sebagai daya tarik agrowisata.

Di antara dedaunan, buah-buah stroberi menjadi warna yang mencuri perhatian. Pengunjung bisa berjalan menyusuri kebun, mengamati tanaman, dan menikmati pengalaman memetik buah. Kegiatan sederhana ini memberi warna tersendiri bagi perjalanan keluarga, terutama bagi anak-anak yang ingin mengenal dunia pertanian secara langsung.

Mereka dapat melihat bagaimana buah tumbuh sebelum dipanen, mengenali tanaman lebih dekat, dan memahami bahwa makanan yang dinikmati sehari-hari melalui proses panjang. Kebun pun menjadi ruang belajar terbuka, tempat rekreasi dan edukasi bertemu dalam pengalaman yang menyenangkan.

Peremajaan tanaman menjadi bagian penting dalam menjaga pengalaman tersebut. Kualitas tanaman dan buah ikut menentukan kepuasan pengunjung, sekaligus mempertahankan identitas Dusun Stroberi sebagai destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar tempat menginap.

Perpaduan kebun stroberi, beragam pilihan villa, dan penginapan terjangkau membuat wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan dalam satu kawasan.

Pagi hari bisa diisi dengan menjelajahi kebun dan memetik buah, sedangkan waktu berikutnya digunakan untuk bersantai bersama keluarga atau beristirahat di penginapan.

Tak perlu terburu-buru kembali ke rumah ketika sore tiba. Dengan pilihan akomodasi yang tersedia, wisatawan bisa menikmati suasana Rancabali lebih lama, merasakan pergantian waktu di tengah alam, dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk beristirahat dari rutinitas.

Bagi pengelola, pembaruan fasilitas dan peremajaan kebun merupakan bagian dari upaya menjaga daya saing Dusun Stroberi di kawasan Bandung selatan. Villa dengan kolam renang pribadi menawarkan kenyamanan bagi wisatawan yang mengutamakan privasi, sedangkan penginapan SAGA menjadi alternatif bagi mereka yang menginginkan akomodasi lebih terjangkau.

Di tengah beragam pilihan wisata, kebun stroberi tetap menjadi pembeda.

Penginapan menghadirkan kenyamanan untuk bermalam, sementara kebun menawarkan pengalaman yang menghubungkan pengunjung dengan alam dan pertanian. Keduanya berpadu dalam konsep liburan yang bisa dinikmati bersama keluarga.

(dani r nugraha/gin)


Editor : Inilahkoran