Merajut Kekuatan Alumni, Mendongkrak IPM
IKA Unpad Jabar siap mengerahkan potensi alumni untuk mendongkrak IPM. Kontribusi juga diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Hampir 100 ribu alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) tersebar di berbagai sektor kehidupan di Jawa Barat. Sebagian mengabdi di birokrasi, sebagian menggerakkan dunia usaha, sementara lainnya berkiprah di perbankan hingga organisasi pengusaha.
Beragam keahlian itu menyimpan potensi besar yang dapat dirajut menjadi kekuatan untuk mendorong pembangunan daerah.Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Jawa Barat ingin menjadikan potensi tersebut lebih dari sekadar jejaring profesional.
Para alumni didorong mengambil peran nyata dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), terutama melalui penguatan pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Ketua IKA Unpad Pengurus Provinsi Jawa Barat MQ Iswara mengatakan, sebanyak 96.700 alumni Unpad berdomisili dan bekerja di Jawa Barat.
Jumlah itu hampir sepertiga dari total sekitar 320.000 alumni Unpad, sekaligus menjadi modal untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Oleh karena itu, jika kita bisa membantu pemprov Jabar, bisa membantu masalah-masalah yang ada di pemerintah, jadi kita sudah menyelesaikan sepertiga pekerjaan dari IKA Unpad Pusat. Karena sepertiga alumni IKA Unpad itu berada di Jawa Barat,” ujar Iswara seusai pengukuhan pengurus IKA Unpad Pengprov Jabar periode 2026–2030 di DPRD Jawa Barat, Minggu (18/10).
Bagi Iswara, besarnya jumlah alumni harus diikuti kontribusi yang terukur. Latar belakang dan pengalaman mereka di berbagai bidang dapat menjadi daya ungkit bagi program pemerintah daerah, terutama jika diarahkan untuk menjawab persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.
“Ini rasanya kalau kita ikut membantu program-program pemerintah Jawa Barat, setelah kita berkomunikasi dengan baik ya, rasanya harusnya ada daya ungkit, ada kenaikan indikator kinerja,” ucapnya.
Salah satu sasaran yang ingin didorong adalah peningkatan IPM Jawa Barat. Indikator ini mencerminkan capaian pembangunan manusia melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Ketiganya menjadi ruang bagi alumni untuk berkontribusi sesuai kapasitas dan bidang keahlian masing-masing.
(yuliantono/gin)
Editor : Inilahkoran
