Lemkapi Minta Polri Pakai Lie Detector untuk Usut Kasus Kematian Brigadir Yosua
Lemkapi meminta Tim Khusus Polri menyiapkan lie detector (alat pengungkap kebohongan) untuk mengusut kasus kematian Brigadir Yosua.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) meminta Tim Khusus Polri menyiapkan lie detector (alat pengungkap kebohongan) untuk mengusut kasus kematian Brigdir Yosua Hutabarat.
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengatakan lie detector tersebut digunakan saat pemeriksaan terhadap seluruh keluarga Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo berserta ajudan dan pembantunya.
"Kami yakin dengan menggunakan lie detector ini akan kelihatan siapa yang benar dan siapa yang bohong," jelasnya.
Baca Juga: Sebut TKK Bebani APBD, Anggota DPRD KBB Sarankan Hal Ini
Lebih lanjut, Edi menyampaikan banyak cara yang dilakukan Polri untuk mengungkap misteri penembakan Brigadir J ketika CCTV di rumah pejabat polri itu tidak berfungsi.
Selain lie detector, Timsus juga bisa melakukan penyitaan seluruh ponsel dan melakukan print out komunikasi seluruh orang dalam rumah itu. Termasuk keluarga Ferdy Sambo, para ajudan, dan pembantu rumah tangganya.
Cara seperti ini sangat lazim dilakukan petugas Propam di lapangan ketika sedang memeriksa oknum polisi reserse yang sedang bermasalah dalam tugasnya.
Baca Juga: Kapolda Ngaku Ada Titik Terang, Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Masih Berkeliaran Bebas
"Kami sangat yakin Tim Khusus bentukan Kapolri ini mampu mengungkap kasus penembakan di rumah dinas Kadiv Propam Polri," ujarnya.
Akademisi dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini juga menyebut publik berkeyakinan Kapolri terus memantau dan mencermati perkembangan penanganan kasus oleh Tim Khusus Polri.
Pada waktunya nanti, lanjut dia, akan mengumumkannya ketika semua bukti bukti berdasarkan Scientific Crime Investigation sudah dimiliki penyidik kepolisian secara lengkap.
"Penanganan kasus ini dilakukan penuh kehati-hatian. Kami mengajak masyarakat dukung terus Kapolri. Semua keraguan masyarakat akan terjawab," terangnya.***
Editor : inilahkoran
