Nelangsa Para Karyawan Surya Toserba Sumber, Sepeda Motor Rusak Parah Terseret Banjir

Para karyawan Surya Toserba Sumber hanya bisa pasrah saat sepeda motor mereka rusak parah akibat terseret banjir.

Nelangsa Para Karyawan Surya Toserba Sumber, Sepeda Motor Rusak Parah Terseret Banjir
Para karyawan Surya Toserba Sumber hanya bisa pasrah saat sepeda motor mereka rusak parah akibat terseret banjir.

INILAHKORAN.ID – Peristiwa memilukan dialami para karyawan Surya Toserba Sumber, Kabupaten Cirebon. Sedikitnya 19 unit sepeda motor milik mereka terseret derasnya banjir.

Banjir menerjang kawasan Sumber, Cirebon yang dipicu meluapnya aliran Sungai Cikuya dan Cisoka, Selasa 24 Desember 2025 malam WIB.

Banjir terjadi setelah tembok pembatas antara bangunan Surya Toserba dan aliran sungai jebol. Air bah langsung menerjang area parkir karyawan dan sebagian masuk ke area gudang.

Derasnya arus menyapu deretan motor yang terparkir, membuat pemilik tak sempat menyelamatkan kendaraan mereka.

“Air naik sangat cepat. Kami tidak punya waktu apa pun untuk menyelamatkan motor,” ungkap salah seorang karyawan, Rabu 24 Desember 2025.

Namun, pada malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB, warga menemukan empat unit motor tersangkut bebatuan di aliran Sungai Cikuya dan Cisoka. Meski air masih tinggi, warga tetap berupaya mengevakuasi.

“Air masih kencang, tapi kami coba selamatkan. Motor kami angkat bersama-sama secara estafet,” ujar Aji, warga yang ikut membantu evakuasi.

Namun, sebagian besar motor yang ditemukan sudah dalam kondisi rusak berat, bahkan ada yang tinggal rangka. 

Meski demikian, kendaraan tetap diangkat dan diamankan, karena diduga masih sangat dibutuhkan pemiliknya sebagai bukti kepemilikan.

“Meski sudah hancur, tetap harus diselamatkan. Barangkali pemiliknya mencari,” lanjut Aji.

Salah seorang pemilik motor yang enggan disebutkan namanya mengaku terpukul. Motor yang hanyut itu baru dibelinya dalam kondisi bekas dan masih dalam masa kredit satu tahun.

“Saya baru lima bulan mencicil motor ini. Sekarang rusak parah terbawa banjir. Belum tahu bagaimana nasib pembayarannya, apakah ada kompensasi atau tidak,” tandasnya.***


Editor : Bsafaat