Niat Beli Makan untuk Ibu, Pensiunan Guru Ini Tergeletak Kritis Usai Ditabrak dan Ditinggalkan
Seorang pensiunan guru, Sofiyani (62), warga Kecamatan Antapani, Kota Bandung, diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Terusan Jakarta, tepatnya di depan gerai Mixue Puri Dago, pada Sabtu (10/1/2026), lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID — Seorang pensiunan guru, Sofiyani (62), warga Kecamatan Antapani, Kota Bandung, diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Terusan Jakarta, tepatnya di depan gerai Mixue Puri Dago, pada Sabtu (10/1/2026), lalu.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban hendak menyeberang jalan. Tanpa diduga, sebuah sepeda motor yang melintas menabrak tubuh Sofiyani hingga membuatnya terlempar dan terjatuh ke aspal.
Usai kejadian, pengendara sepeda motor sempat membawa korban ke Puskesmas Griya Antapani untuk mendapatkan pertolongan awal. Namun, setelah itu pengendara tersebut langsung meninggalkan lokasi dan tidak menunjukkan tanggung jawab lebih lanjut.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius dan gegar otak, sehingga harus segera dirujuk ke RSUD Kota Bandung. Tim medis telah melakukan tindakan operasi terhadap korban.
Kasus ini kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung. Polisi tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
“Kami sedang memeriksa CCTV di sepanjang jalur tersebut untuk mengidentifikasi kendaraan yang terlibat,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana, Kamis 22 Januari 2026.
Ia menambahkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung.
“Masih dalam tahap penyelidikan,” singkatnya.
Berdasarkan keterangan awal, sebelum kecelakaan terjadi korban diketahui hendak membeli makanan untuk dirinya dan sang ibu.
“Ada dugaan awal korban sempat terserempet mobil Suzuki, kemudian tertabrak sepeda motor. Namun hal ini masih kami dalami,” ungkap Fiekry.
Fiekry juga membenarkan bahwa korban mengalami gegar otak dan telah menjalani operasi.
Meski wajah pengendara motor terekam cukup jelas, polisi masih berupaya mengidentifikasi pelat nomor kendaraan yang digunakan pelaku.
“Ciri pengendara sudah terlihat, tapi nomor kendaraan belum terbaca. Saat ini fokus kami menelusuri CCTV untuk mengetahui identitas pelaku,” pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti
