Para Member aespa Semakin Kelelahan saat Konser, Penggemar Kecam SM

Penggemar kecam SM saat para member aespa terlihat kelelahan saat konser berlangsung.

Para Member aespa Semakin Kelelahan saat Konser, Penggemar Kecam SM
Girl grup aespa.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Penggemar ungkap rasa khawatir atas kondisi Kesehatan member aespa.

Rekaman viral tur aespa memperlihatkan para member yang tampak Kelelahan, terutama Winter, memicu kritik terhadap jadwal padat grup oleh SM Entertainment.

Rekaman dari tur aespa yang sedang berlangsung telah memicu reaksi keras di dunia maya, dengan para penggemar mengungkapkan kekhawatiran yang semakin besar atas kelelahan yang dialami grup tersebut, terutama Winter.

Video-video tersebut, yang telah ditonton lebih dari 80.000 kali di berbagai platform Korea, menjadi viral bukan karena penampilannya, melainkan karena kondisi para idola yang sangat kelelahan.

Dalam klip dan foto-foto yang diambil penggemar dari acara-acara terbaru, keempat member aespa tampak kelelahan.

Namun, netizen justru menyoroti Winter, yang terlihat kurang sehat, gerakannya melambat, dan energinya menurun drastis.

Sebuah postingan di forum Korea Pann merangkum suasana hati tersebut: “Ketiganya terlihat lelah, tetapi Winter terlihat sangat lelah.”

Kekhawatiran ini semakin diperparah dengan ketidakhadiran Winter baru-baru ini dari sebuah Konser karena sakit.

Para penggemar mengingat kembali perjuangan kesehatannya sebelumnya, termasuk operasi pneumotoraks tahun lalu.

Banyak yang kini mempertanyakan manajemen SM Entertainment atas jadwal grup, dengan alasan bahwa ritme konser, penerbangan internasional, rekaman, dan promosi yang tak henti-hentinya telah membahayakan kesehatan mereka.

"Mereka terlihat sangat lelah. SM harus menghentikan kegilaan ini," "Jadwal ini terlalu berat. Biarkan mereka bernapas!"

"Sakit saat tur itu yang terburuk karena kita bahkan tidak bisa istirahat dengan baik. Kondisinya makin parah saja."

“Mereka terlihat seperti itu dan masih menghasilkan puluhan miliar won, bagaimana itu bisa disebut profesional?”

Kritik tersebut telah memicu kembali diskusi yang lebih luas di industri K-Pop tentang kesejahteraan artis, kelelahan, dan tekanan untuk mempertahankan visibilitas tanpa henti.

Sementara aespa terus bersinar di atas panggung, para penggemar mendesak label tersebut untuk memprioritaskan waktu pemulihan sebelum kelelahan sementara menjadi kerusakan permanen.***


Editor : Irma Nurfajri