Parkir Secara Ilegal di Area untuk Penyandang Cacat saat Syuting, Tim Produksi 'Running Man' Minta Maaf
Tim produksi 'Running Man' minta maaf setelah mendapat kritikan setelah parkir secara ilegal di area untuk penyandang caat saat syuting.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Acara variety show 'Running Man' saat ini telah menuai kritikan dari penonton dan netizen.
'Running Man' dikritik karena telah memarkirkan mobil di area untuk penyandang cacat saat melakukan syuting.
Menanggapi kritikan tersebut, tim produksi 'Running Man' mengeluarkan permintaan maaf resmi atas kontroversi parkir di area untuk penyandang cacat.
Baca Juga: Taeyeon SNSD Pernah Bertengkar dengan Wiz Khalifa? Begini Kronologinya
Pada hari ini, Senin, 1 Agustus 2022, tim produksi 'Running Man' merilis permintaan maaf di akun media sosial resmi mereka.
“Untuk menciptakan lingkungan syuting yang aman, tim produksi menyewa seluruh gedung Pusat Pengalaman Budaya Gunung Sangam untuk syuting, dan dalam prosesnya, kami menemukan bahwa sebuah kendaraan diparkir di zona parkir untuk penyandang cacat. Ini adalah kecerobohan tim produksi yang tidak bisa dimaafkan,” tutur tim produksi.
Mereka menambahkan, 'Running Man' bertanggung jawab atas insiden ini dan akan mencoba untuk lebih berhati-hati dalam produksi siaran untuk mencegah terulangnya kembali.
Sebelumnya pada Minggu, 31 Juli 2022, 'Running Man' SBS menghadapi kritik karena beberapa kendaraan yang diyakini milik tim produksi terlihat parkir di area parkir untuk penyandang cacat.
Di bawah ini unggahan permintaan maaf tim produksi 'Running Man'.
“Halo, ini adalah tim produksi 'Running Man'. Tim produksi mengkonfirmasi parkir kendaraan tim di area parkir penyandang cacat yang ditampilkan pada siaran 31 Juli," kata tim produksi.
Baca Juga: Seorang Staf Meninggal di Lokasi Konser 'Summer Swag' PSY, P Nation Sampaikan Belasungkawa
"Untuk menciptakan lingkungan syuting yang aman, tim produksi menyewa seluruh gedung Pusat Pengalaman Budaya Gunung Sangam untuk pembuatan film, dan dalam prosesnya, kami menemukan bahwa sebuah kendaraan diparkir di zona parkir untuk penyandang cacat," jelasnya.
"Ini adalah kecerobohan tim produksi yang tidak dapat dimaafkan, dan kami dengan tulus meminta maaf kepada pemirsa yang mencintai dan mendukung 'Running Man'."
"'Running Man' bertanggung jawab atas insiden ini dan kami akan mencoba untuk lebih berhati-hati dalam produksi siaran kami untuk mencegah terulangnya kembali. Terima kasih," tutupnya.***
Editor : inilahkoran
